Pernah gak kamu merasakan kesepian? Padahal banyak orang disekelilingmu.
Itu yang aku rasakan saat ini. Hehe mohon maaf sudah lama tidak ngeblog, semangat menulisku benar-benar berkurang.
Aku saat ini benar-benar butuh seseorang. Beberapa kali aku iri dengan pasangan yang sangat romantis, rasanya ingin seperti itu. Aku tau, aku punya pacar saat ini tapi akhir-akhir ini aku merasa sendiri. Bahkan, merasa pacarku sudah tidak menyayangiku lagi. Yang biasanya selalu mencariku dan mengkhawatirkan aku, yang biasanya selalu ingin berbincang dan bertemu aku, dan semua perhatian yang ada, untuk saat ini tidak aku rasakan seutuhnya. Terkadang disaat merasa kesepian, aku berusaha untuk bercerita kepadanya. Karena ku pikir hanya dia manusia satu-satunya yang ada saat keluarga, teman, sahabat tidak bisa diajak bercerita. Hanya dia yang bisa mendengarkanku dan mengerti aku. Tapi, disaat aku ingin menceritakan semua rasa yang ku alami baik sedih maupun senang, dia tidak ada. Apa sebenarnya yang terjadi? Apa rasa yang dia punya untukku sudah berubah?
Aku sekarang merasa sangat kesepian, aku memiliki seseorang tapi aku merasa sendiri. Rasanya benar-benar sesak dan sedih. Aku lelah. Rasanya aku benar-benar ingin dicintai seutuhnya. Tapi, masih adakah orang yang dapat memperlakukan aku seperti itu? Aku benar-benar butuh seseorang yang dapat memperlakukanku sebaik-baiknya dan yang terbaik, aku harap dia bisa. Aku mencoba mengerti situasi ini tapi pada akhirnya aku yang merasakan sakit selayaknya jatuh cinta sendiri. Dia mengatakan menyayangiku, tapi apa jaminan dari perkataannya jika perilakunya tidak menunjukkan?
Kasih, jika kamu lelah beristirahatlah sejenak...aku akan menunggu. Tapi untuk kali ini aku tidak ingin menyakiti hati. Kamu tau? Aku menyayangimu dan jika kamu masih menyayangiku, marilah kita menjadi pasangan yang baik.
Aku butuh...
Seseorang yang menyediakan waktunya saat aku ingin bercerita atau lebih baik jika dia langsung menelfon dan bertanya kepadaku.
Seseorang yang memelukku ketika bertemu denganku dan mengelus rambutku dengan hangat sambil menatapku dan berkata "I love you."
Seseorang yang menggenggam erat tanganku dan tersenyum saat bersamaku dan bertanya kejadian apa yang aku alami akhir-akhir ini
Apakah kamu bisa seperti itu setidaknya seperti dulu lagi?
Menyayangiku dengan sederhana.
Sampai aku berpikir, aku ingin mengakhiri masa tuaku bersamamu.
Hehe.
Aku merindukanmu kekasihku...
Semoga, kita bisa mempertahankan hubungan yang ku anggap sudah berbeda ini.
Sabtu, 30 Juni 2018
Senin, 25 Desember 2017
Balada Mahasiswa/i Teknologi Pangan (Semester 8) - Wisuda and My Birthday
Hellooo~
Hai..hai...hai Lunitty!
Pada akhirnya tiba penantianku untuk menulis ini hehe (setelah banyak kesibukan yang membuat aku tidak sempat menulis). Maaf kalau nulisnya nanti banyak yang kepotong hehe karena dipersingkat. Kalian mungkin bosan dengerin aku cerita mulu disini huhu :(
Finally, postingan ini akan membahas mengenai wisuda. Tapi, sebelumnya aku akan menceritakan mengenai pelepasan FTIP atau Yudisium FTIP. Yup! Sebelum wisuda, tepatnya tanggal 7 November 2017, kami merayakan pelepasan Fakultas Teknologi Industri Pertanian.
- Pelepasan/Yudisium FTIP (Selasa, 07 November 2017)
Yup, kegiatan ini khusus FTIP hehe acaranya lebih kekeluargaan sih. Kayak hiburan, sambutan, makan, dan dapat buku tahunan. Dresscodenya batik. Jadi aku pulang kantor langsung segera cusss ke kampus. Agak telat sih sedikit, tapi yah berusaha menikmati acara. Disana bertemu dengan calon-calon wisudawan, ketemu temen-temen yang udah lama gak ketemu. Tapi, acaranya gak berlangsung lama, cuma sekitar 2 jam.
- Gladi resik Wisuda (Rabu, 08 November 2017) and My Birthday
Well, aku agak lega. Karena aku mendapatkan day off 2 hari pengganti dinasku Sabtu dan Minggu lalu tapi yah rasanya jadi capek banget karena gaada istirahat. Gladi resik karena capek banget jadinya telat wkwk, oh iya hari itu adalah hari ulang tahunku yang seperti nothing special kecuali hari itu dikasih kado special sama Didit. Gak nyangka dia buatin bingkai khusus buat aku, seorang Didit ternyata kreatif juga yah wkwk. Setelah itu yah harinya biasa aja, syedih deh.
- Wisuda (Kamis, 09 November 2017)
Oh iya, sebelumnya aku ngeborong make up ini itu buat make up sendiri haha. Jadilah di hari itu aku bangun jam 2 dan make up sendiri, hair do sama Mama dan riweuuuuh banget tapi ternyata hasilnya not bad lah. Aku pakai kebaya warna pink (aaaaah one of my fav colour). Dan berangkat habis subuh, dan parahnya aku kena macet dan tutup jalan, alasil untuk ke hotel Grand Sahid Jaya 5 jam, Papa udah bete banget dan bukan Papa aja kita semua bete. Akhirnya aku sampai di hotel dengan keadaan telat satu jam wkakak
Wisuda terasa biasa aja mungkin karena terlihat udah basi ya huhu. Tapi, saat pelantikan (pemindahan tali toga cukup merinding loh wkwk) dalam hati berkata akhirnya wisuda juga. Ada rasa lega meskipun sedih hehe. Acara wisuda selesai, lumayan banyak teman yang menunggu dan kasih hadiah (ini yang ku suka), aku dapat banyaaaak bunga (i love it!), aku dapat berbagai macam bunga (tapi dominan bunga asli sih hehe), lalu aku dapat bingkai juga dari angkatan jurusan. Aku dapat hadiah sidang dari Anne berupa tas biru lucu. Aku dapat suprised ulang tahun (yang ga suprised2 amat) dari ADELY, yup, kue warna pink, mahkota, boneka unicorn (Aku dapat yang Rarity, yeaaay!) , bingkai, dll (i really love it!). Pokoknya banyak hadiah, Didit juga kasih bunga mawar pink-putih hihiw. Pokoknya banyak hadiah graduation. Aku bahagia, dan akhirnya resmi Sarjana Teknologi Pangan. Alhamdulillah aku bersyukur. Terima kasih Ya Allah, Mama dan Papa, juga semuanya.
Oh iya untuk tambahan, setelah wisuda dan ulang tahun aku masih dapat hadiah susulan. Yaitu tas ransel pink yang banyak kantongnya buat dinas aaaaak suka banget dan sweeter navy kucing (ini lucu parah ada kakinya wkwk), hadiah itu dari temen deket kampus (Anna, Era, Ica, dan Sita), setelah itu aku dapat suprised baru aja Sabtu lalu saat ke rumah Maryati wkwk, yup...aku dapat suprised ultah gitu haha mana pake lilin magic susah niupnya, dapet kado tas pink dan kaos (katanya biar samaan bertiga) dari Maryati, dapet baju hitam panjang dan bingkai dari Febry. Senangnyaaa dan satu lagi aku dapat gift holiday baju yang super duper cute dari salah satu idola aku, yuuup Cominica! Sumpah aku suka banget dressnya hihi. Oh iya, kalo ada kado-kado tambahan nanti aku susul ya tulisannya hehe.
Sekian cerita dariku, akhirnya aku selesai juga :) Btw aku udah ambil ijazah tinggal legalisir aja. Jadi kurang lebih urusanku di kampus sudah selesai hihi. So, terima kasih Universitas Sahid Jakarta dan semua yang terjadi. Lunitty, nanti aku kasih bonus rangkuman perasaanku ya dari awal sampai akhir berkuliah. Makasih yang udah ngikutin hehe, See you~
Categories
♥,
Curahan hati,
Kuliah
QUALITY ASSURANCE (QA) vs QUALITY CONTROL (QC)
Beberapa tokoh mendefinisikan Quality, yaitu:
– Juran : fitness to use, kecocokan penggunaan produk
– Crosby : conformance to requirement, sesuai dengan yang dipersyaratkan
– Deming : kesesuaian dengan market demand
– Feigenbaum : total customer satisfaction
– Garvin & Davis : suatu kondisi dinamis yang berhubungan dengan produk, manusia, proses, environment yang memenuhi atau melebihi harapan customer.
Banyak perusahaan yang memakai Quality Assurance (QA) dan Quality Control ( QC) dalam satu Divisi, jadi QA itu ya QC. Quality Assurance dianggap Quality Control, walaupun mungkin kalau dari pengertian mungkin berbeda,tapi dalam faktanya QA adalah QC, jadi jarang ada Divisi Quality Assurance dipisah dengan Divisi Quality Control, karena sebenarnya acuan keduanya pada kualitas mutu, termasuk reliabilitinya.
Meskipun sasaran sama tentang kualitas tetapi QA dan QC adalah dua pekerjaan bidang yang berbeda, dimana QA itu adalah prosedur untuk pencapaian mutu. Misalnya Quality plan beserta dokumen pendukungnya. Dan QC adalah aktifitasnya (pelaksanaa dari prosedur tsb) yang dibuktikan dengan record-record.
Menurut definisi pada ISO 9000:2000 (QMS-Fundamentals and Vocabulary), adalah sbb:
* Quality control (lihat section 3.2.10); part of quality management focused on fulfilling quality requirements.
* Quality assurance (lihat section 3.2.11); part of quality management focused on providing confidence that quality requirements will be fulfilled.
Jadi kalau coba diterjemahkan, secara singkat QC terfokus pada pemenuhan persyaratan mutu (produk/service) sedangkan QA terfokus pada pemberian jaminan/keyakinan bahwa persyaratan mutu akan dapat dipenuhi. Atau dengan kata lain, QA membuat sistem pemastian mutu sedangkan QC memastikan output dari sistem itu memang benar-benar memenuhi persyaratan mutu.
Kalau dari definisi ini, kegiatan-kegiatan inspeksi dan uji (in-coming, in-process, outgoing) akan masuk kategori QC, sedangkan hal-hal seperti perencanaan mutu, sertifikasi ISO, audit sistem manajemen, dsb tentu masuk kategori QA.
Beberapa perusahaan, saat ini tidak lagi membedakan antara QA dan QC di dalam operasional quality management-nya. Cukup disebut departemen Quality, di dalamnya ada kegiatan merancang jaminan bahwa persyaratan mutu akan dipenuhi dan sekaligus bagaimana memenuhi persyaratan mutu tersebut.
QA = Quality Assurance , to lead and operated by assure of an organization successfully, it is necessary to direct and control it in a systematic and transparent manner. Maksudnya adalah meyakinkan/menjamin secara kualitas dengan suatu sistematis kerja dan keterbukaan untuk keberhasilan suatu pekerjaan secara keseluruhan organisasi di setiap lini dengan melalui sistem control.
QC = Quality Control, to take control of quality by procedural and applicable reference that implemented direct to process system in good and full fill of minimum requirement as finally results. Maksudnya adalah pengendalian mutu dengan prosedur kerja berdasarkan referensi yang dapat diterapkan dan diimplementasikan langsung di proses pekerjaan tersebut untuk memenuhi persyaratan minimum sebagai hasil akhir pekerjaan.
Hubungan pendeknya adalah bahwa QA yang meyakinkan / menjamin QC.

QC adalah sistem kendali yang terintregrasi didalam proses, dia berfungsi mencegah terjadinya defect/ non corformity output, salah satu cara yang sudah kita kenal antara lain right from begining atau benar sejak awal. metode ini terbukti mampu mengeliminir non corformity (ketidaksesuaian) pada outputdengan pencegahan.
Sedangkan QA lebih tinggi letaknya dalam struktur organisasi, dia memberi terhadap arahan yang keputusan akhirnya adalah layak atau tidaknya produk dikeluarkan. Proses ini tentunya melibatkan proses-proses lainnya seperti produksi, inventory, maintenance. QA lebih menjaga corporate image dengan mencegah defect ke konsumen. parameternya hanyalah hitam-putih dengan nilai yang telah dirumuskan dalam fungsi yang kita sebut kualitas.
QC sering membuat suatu organisasi menjadi menggelembung dan gemuk, jika kita tidak memahami konsep produktifitas. karena man power planning-nya akan menggelembung atas nama azas independent, sebenarnya orang-orang yang terlibat dalam proses tersebut itulah fungsi QC. orang Jepang sangat paham akan hal ini dan melahirkan suatu model management yang disebut TQC dengan produknya yang kita kenal sebagai GKM (Gugus Kendali Mutu). kesadaran mereka untuk memperbaiki aktifitas yang tidak perlu dan mengefisienkan langkah proses diluar jam dan lokasi kerja (walaupun sambil minum di kedai minuman atau makanan). Sesungguhnya proses PDCA sedang berjalan lewat diskusi non formal.
ini bukan hal yang mudah sebab “Management is no Sains”
contohnya : Total Quality Management berasal dari Mike Robson, seorang inggris, berdasarkan prinsip bahwa setiap pekerja secara individu mempunyai tanggung jawab terhadap kualitas pekerjaannya dan pemikiran ini dikembangkan juga kepada para pemasok supaya perusahaan dapat memproduksi barang dan atau jasa yang berkualitas.
Prinsip ini dikembangkan dari Total Quality Circle yang berasal dari Jepang, dimana para pekerja berkumpul dalam gugus kendali mutu untuk mendiskusikan dan memecahkan masalah dan apa yang dapat dilakukan untuk perbaikan dan peningkatan kualitas. Hingga “poke yoke” dari Shigeo Shingo yang menjadi dasar pengembangan SIX SIGMA.
Secara fungsi QC merupakan orang operasional yang langsung melakukan aktivitas checking atau inspeksi terhadap produk, kalau di lini produksi biasanya ada seoarang yang berfungsi sebagai pengontrol kualitas produk seperti sampling dan aktifitas lainnya.
Sedangkan untuk QA, dia lebih berperan sebagai analyst untuk memperbaiki mutu produk, dan datanya bisa diperoleh dari data sampling orang QC atau feedback dari internal perusahaan ataupun adanya quality complain dari luar perusahaan yaitu customer. Dan QA biasanya juga berperan sebagai sertifikasi dari produk tersebut…
Jadi intinya QC adalah seorang executor/operator dan QA adalah conceptor.
QA : Penjamin Mutu …
QC : Pengendali Mutu…
Kembali ke perbedaan QC dan QA. Quality control (pengendalian mutu) adalah kegiatan untuk memantau, mengevaluasi dan menindaklanjuti agar persyaratan mutu yang ditetapkan tercapai (Product, process, service, inspection, testing, sampling, measurement dan calibration).
Sedangkan Quality Assurance (penjaminan mutu) adalah semua tindakan terencana, sistematis dan didemonstrasikan untuk meyakinkan pelanggan bahwa persyaratan yang ditetapkan “akan dijamin” tercapai. Salah satu elemen dari QA adalah QC. Elemen yang lain yaitu: Planning, organization for quality, Established Procedure, Supplier Selection, Corrective Action, Document control, training, Auditdan Management review. 

QA (Quality Assurance) : tugasnya memahami specification customer dan standard yang berhubungan dengan produk, kemudian membuat / menentukan cara inspectionnya (berupa prosedur) dan mendokumentasi hasil inspectionnya (manufacturing data report). QA lebih banyak paper work, umumnya memiliki skill inspection yang baik dan skill menulis procedure dan familiar dengan engineering & industrial standards.
QC (Quality Control) : tugasnya melakukan inspection berdasarkan prosedur yang dibuat dan disahkan oleh QA. QC lebih banyak melakukan inspection pada process manufacturing dan membuat laporannya
Dalam perusahaan besar, biasanya QA dan QC dipisah dan memiliki pimpinan masing-masing. Sedang dalam perusahaan menengah / kecil kebanyakan digabung.
QA ada di dalam suatu perusahaan yg sudah establish/ memiliki sertifikasi ISO. Dan ruang lingkupnya lebih besar dalam menjamin kualitas produk dan juga berhak mereview suatu standart/metode analisa demi menjaminan mutu. Sedangkan QC ruang lingkupnya hanya pengontrol tidak seperti QA.
Jika terdapat QA pd suatu perusahaan, maka bisa dipastikan terdapat QC di dalamnya.
Kesimpulan:
QC: reactive, problem solving in nature.
QC: reactive, problem solving in nature.
QA: proactive, preventive in nature.
Sumber :www.jakfarsegaf.wordpress.com
Sumber :www.jakfarsegaf.wordpress.com
Apa itu Quality Assuarance?
Haiiiii, Lunitty!
Berhubung sekarang aku udah kerja dan banyak yang bertanya-tanya kerjaan ku apa, sekalian aja yah aku sharing disini. Yup, aku kerja disebuah perusahaan F&B/Restaurant sebagai Staf QA. Banyak yang bertanya QA tuh apa sih? Karena, posisi ini asing untuk kalangangan umum. Nah, disini aku akan berikan sedikit informasi mengenai apa sih QA? Yuk, simak!
Pengertian QA
Uji testing dalam membuat suatu produk sangatlah penting, khususnya di bidang teknologi. Karena pada proses testing lah hal yang tidak diduga mungkin terjadi dan bahkan mungkin berakibat produk yang dihasilkan tidak maksimal.
Sering kita merasa bingung dengan pengertian Quality Control (QC) dengan Quality Assurance (QA), karena keduanya berada di departemen yang sama dalam suatu perusahaan. Perbedaannya terdapat pada tugasnya yang berbeda walaupun keduanya biasanya terdapat dalam satu departemen. Seperti yang telah kita ketahui bersama bahwa tugas Quality Control (QC) merupakan pengendalian kualitas, sedang Quality Assurance adalah jaminan kualitas.
Jadi secara umum pengertian Quality Assurance (QA) adalah mencakup monitoring, uji-tes dan memeriksa semua proses produksi yang terlibat dalam produksi suatu produk. Memastikan semua standar kualitas dipenuhi oleh setiap komponen dari produk atau layanan yang disediakan oleh perusahaan untuk memberikan jaminan kualitas sesuai standar yang diberikan oleh perusahaan.
Quality Assurance (QA) mempunyai tugas dan tanggung jawab pokok terkait dengan peran jaminan kualitas. Meskipun sifat yang tepat dari pekerjaan jaminan kualitas akan berbeda berdasarkan pada industri tertentu, tugas utama dan kompetensi terkait dengan memastikan bahwa produk tersebut memenuhi standar kualitas yang diperlukan atau diberikan sesuai standar perusahaan.
Tanggung Jawab Quality Assurance (QA)
Secara umum Quality Assurance (QA) bertanggung jawab untuk memastikan produk atau jasa memenuhi standar yang ditetapkan termasuk keandalan, kegunaan, kinerja dan standar kualitas umum yang ditetapkan oleh perusahaan.
Tugas Pokok dan Tanggung Jawab Terperinci QA
- Memiliki tugas pokok dalam perencanaan prosedur jaminan kualitas suatu produk atau jasa
- Menafsirkan dan menerapkan standar jaminan kualitas
- Mengevaluasi kecukupan standar jaminan kualitas
- Merancang sampel prosedur dan petunjuk untuk mencatat dan melaporkan data berkualitas
- Meninjau pelaksanaan dan efisiensi kualitas dan inspeksi sistem agar berjalan sesuai rencana, melaksanakan dan memantau pengujian dan inspeksi bahan dan produk untuk memastikan kualitas produk jadi.
- Mendokumentasikan audit internal dan kegiatan jaminan kualitas lainnya
- Mengumpulkan dan menyusun data kualitas statistik
- Menganalisis data untuk mengidentifikasi area untuk perbaikan dalam sistem mutu
- Mengembangkan, merekomendasikan dan memantau tindakan perbaikan dan pencegahan
- Menyiapkan laporan untuk berkomunikasi hasil dari kegiatan kualitas
- Mengidentifikasi kebutuhan pelatihan dan mengatur intervensi pelatihan untuk memenuhi standar kualitas
- Mengkoordinasikan dan dukungan di tempat audit yang dilakukan oleh penyedia eksternal
- Mengevaluasi temuan audit dan menerapkan tindakan koreksi yang tepat
- Mengelola dan memeriksa kegiatan manajemen risiko
- Bertanggung jawab untuk sistem manajemen dokumen
- Memastikan kepatuhan berkelanjutan dengan persyaratan peraturan kualitas dan industri yang ditetapkan perusahaan.
Hal Yang Perlu Dimiliki Seorang Quality Assurance (QA)
- Orientasi layanan pelanggan
- Teliti
- Detail
- Pandai untuk komunikasi secara lisan dan tertulis
- Mampu dalam pengumpulan data
- Manajemen dan analisis
- Menganalisis masalah dan pemecahan masalah perencanaan dan pengorganisasian keputusan Pengambilan keputusan
- Mampu bekerja sama
Sumber: www.kudo.co.id
Minggu, 24 Desember 2017
Pengalaman mencari kerja setelah lulus kuliah!
Heyhoooo
Lunitty!
Udah lama
gak berbagi cerita hihi. Yup! Kali ini aku akan menceritakan kisahku setelah
lulus kuliah (walaupun belum wisuda huhu). Sebenarnya banyak yang ingin aku
posting tapi tertunda *sok sibuk*, jadi aku akan tetap berbagi kepada kalian
semua Lunittyku tersayang~
Yup! Setelah
mendapatkan SKL (Surat Keterangan Lulus) kuliah, aku mulai sibuk mencari kerja.
Aku sangat excited banget cari kerja, aku buat CV dan surat lamaran. Berbagai
lowongan untuk S1 aku apply (yah walaupun sangat banyak yang murtad jurusan).
Aku mengandalkan aplikasi Jobstreet, Facebook, Instagram untuk mencari kerja.
Akhir bulan Mei cari kerja kesana-kemari haha. Dan disini aku akan menceritakan
pengalamanku di perusahaan-perusahaan yang aku datangi untuk interview.
1. KOI The Indonesia
Ada yang
tau? Aku sebenarnya awal juga gak terlalu tau ini perusahaan apa tapi KOI
adalah sebuah perusahaan yang bergerak di dalam F&B yang menjual Thai Tea
atau Bubble Tea ya semacam Chatime gitu maybe. Melamar di KOI melalu web dengan
sistem cepat-cepatan gitu jadi dengan klik link pendaftaran. Aku agak beruntung
sih berhasil daftar dan akhirnya di panggil untuk interview. Interview
pertamaku yeay! Dan tau gak aku melamar sebagai apa? Aku sendiri lupa sih
melamar sebagai apa, yang jelas posisi yang ku lamar mirip dengan
Bartender/Kasir/Sales gitu wkwk menyimpaaang banget kan! Kala itu aku mikir
yang penting Salary UMR.
Setelah
sampai di kantor KOI yang berada di ruko gitu (aku gak tau itu kantor pusat
atau bukan), aku segera konfirmasi kehadiran. Oh iya kala itu aku sempat nyasar
dan kehujanan, bad day banget! Aku disuruh ke lantai atas dan udah ada beberapa
pelamar, disitu kita ketemu dengan HRD sekaligus yang punya KOI (maybe). Disitu
kita masuk ke tahap pertama yaitu Screening (kayak perkenalan diri). Dan
bodohnya aku kala itu, aku tidak benar-benar mempromosikan diriku (karena bukan
bidangku juga jadi bingung). Alhasil, aku gagal dan sepertinya mereka tidak
tertarik denganku wkwk syedih~
2. PT. Trimars Perkasa Abadi
Aku melamar
perusahaan ini melalu Jobstreet. Ketika itu dipanggil dan melakukan tes di
gedung Soho Pancoran (gak jauh dari kampusku). Aku melamar di posisi Ilmu Gizi
(gak menyimpang banget lah ya). Saat kesana, aku bertemu dengan satu pelamar
yang berasal dari Tegal. Kasihan banget dia jauh-jauh dari Tegal dan belum
istirahat. Kita disana udah kayak di rumah aja gitu wkwk dan parahnya cuma
berdua! Kami melewati serangkaian test. Psikotest, Test tulis 2x, Membuat menu
diet (aku lupa nama menunya), dan Interview. Aku benar-benar tidak menguasai
test tulis dan membuat menu. Karena memang anak-anak gizi saja sepertinya yang
paham. Kemampuanku terbatas dan sangat minim. Usut punya usut ternyata posisi
ini dibutuhkan untuk membuat menu keluarga. Saat interview aku tau bahwa mereka
tidak tertarik denganku :’) Karena mungkin faktor nilai tes tulisku kecil dan
membuat menu yang tidak sesuai. Tapi pelamar yang dari Tegal yang berasal dari
jurusan Gizi pun mengakui dia juga agak kesulitan dengan tesnya haha. Yasudah
bukan rezeki. Diakhiri dengan senyuman “Nanti kalau kamu lolos dipanggil lagi
ya.” dari situ aku tau aku tidak lolos haha.
3. Bank BCA
Bank BCA
selalu membuka lowongan magang untuk posisi Teller dan Customer Service. Yup,
lagi-lagi murtad haha. Aku melamar melalu website BCA langsung dan tak menunggu
lama, aku dipanggil untuk datang ke kantor BCA. Ternyata pelamarnya banyak dan
disana dilakukan sistem gugur. Jadi ada 5 tahap (administrasi, interview,
psikotest 1, psikotest 2, dan MCU). Tahap pertama lolos yaitu tahap
administrasi saat kita melamar melalui website. Tahap kedua interview, di sana
kita ditanya-tanya mengenai kegiatan kita dan macam-macam kemudian ditentukan
kita cocok dibagian apa dan ternyata aku ditempatkan dibagian teller. Yang
melamar cukup banyak dan karena ada sistem gugur, satu persatu tersisih.
Psikotest 1 lebih ke psikotest umum seperti hitungan, sinonim, dll pokoknya
banyak bangeeettt dan senangnya aku lolos ke psikotest 2, psikotest 2 hanya
nyisa sekitar 20 orang waktu itu beranggapan aku beruntung banget. Jadi
psikotest 2 itu lebih ke test koran, gambar, dll dengan tingkat lebih sulit
tapi sayang sekali aku gagal di psikotest 2 yang sebenarnya kalau lolos ini
tinggal MCU (Medical Check Up). Huhu sedih banget mana pulang jam 5 (aku ingat
itu bulan puasa dan tesnya dari pagi). Tapi, ya mungkin belum rezeki hehe.
4. Pharos
Pasti banyak
yang pernah melamar disini haha, waktu itu aku juga melamar via web atau email
gitu dengan posisi Store Manager yang katanya akan ditempatkan di Apotek
Century. Yaa yaaa yaaaa menyimpang terus dari jurusan. Setelah lolos tahap
administrasi, aku tes psikotest online di Century Depok Pesona Khayangan. Cukup
ramai yang ikut dan sempat kesel karena ruangannya gak muat jadi testnya
diundur bulan depan (bisa gitu ya wkwk). Yaudah akhirnya nunggu sebulan dan
datang lagi untuk test. Mana mbak-mbak HRDnya jutek dan gak welcome gitu
(seakan kita kayak ngemis-ngemis kerjaan), tesnya sama seperti psikotest di BCA
bedanya gaada test gambar tapi sama sih soalnya juga banyak banget. Oh iya
pengalaman dari BCA aku jadi belajar-belajar tes psikotest gitu karena udah tau
kan testnya kayak gimana jadi aku cari tau triknya dan cara ngisinya agar gak
gagal untuk kedua kalinya haha. Di Pharos ini tahan ijazah (syedih tapi
ijazahku juga belum keluar wkwk). Setelah psikotest kami pulang, dan tidak ada
kabar lagi setelah itu mungkin tidak lolos atau mungkin ada kandidat yang lebih
dari aku hehe.
5. Kawan Lama Group
Ini adalah
perusahaan yang menaungi Chatime, Ace Hardware, dan apalagi lupa haha. Aku
melamar di posisi Customer Service haha ga nyambung abis. Udah frustasi pengen
cepet-cepet cari uang. Dan sumpah yang ngelamar banyaaaakkkk banget! Dan
posisinya juga banyak sih. Tapi, gak nyangka jam 9 aja antrian udah panjang
banget. Di sana ada 3 tahap (Psikotest, Interview HRD, dan Interview User).
Tahap psikotest yang menurutku lebih mudah dari BCA dan Pharos. Dan terbukti
aku lolos psikotest dan ke tahap interview. Saat interview dijelaskan salary
UMR tapi kerjanya 2 shift dan berdiri seharian. Wew jadi agak ragu sih soalnya
kan aku belum wisuda kala itu tapi ya lanjutlah, sampai akhirnya katanya suruh
nunggu dikabarin. Berakhir di PHPin lagi dan mungkin tidak lolos. Udah gitu
tesnya sampe sore gitu karena telalu banyak yang di interview.
6. Home Credit Indonesia
HCI sedang
membuka lowongan besar-besaran untuk berbagai posisi. Aku melamar posisi Social
Media Officer dan mengikuti Walk In Interview di Plaza Oleos. Di sana ada
beberapa tahap, dan tahap pertama adalah Screening, karena gamau gagal seperti
di KOI jadi aku benar-benar mempromosikan diri tapi apalah daya karena ga
sesuai bidangku jadi agak sulit. Paling cuma karena di organisasi aku sering
menjadi PJ Social Media aja selebihnya gaada basic. Disana salary UMR namun
kerja Shifting dan all day huf. Yang ngelamar disana juga sangat banyak tapi ya
kayaknya mereka sedang membutuhkan Call Center alhasil ku gagal lagi hiks
syedih haha tapi gapapa lah. Terus semangat!
7. Jaddi Indonesia
Jaddi adalah
perusahaan yang menaungi D’Crepes dan beberapa produk lain. Posisi yang ku
lamar adalah Quality Control, yeaaaay finally interview pertama yang tidak
menyimpang dari jurusan wkwk. Tapi, disini kerjanya shifting dan all day (tak
kenal tanggal merah/libur) serta lokasinya jauh banget di Kelapa Gading serta
aksesnya sulit. Disini ada 3 tahap seperti di Kawan Lama. Kita interview di
pabriknya langsung (jadi keinget Indofood). Psikotest yang seperti biasa namun
tidak begitu banyak soalnya. Kemudian interview. Saat interview HRD agak kecewa
sih karena terlihat HRDnya tidak tertarik, dia hanya menanyakan
pertanyaan-pertanyaan standart dan tidak menggali potensiku. Sementara aku
sudah menceritakan beberapa kelebihanku seperti bisa uji proksimat dan pernah
PKL di Indofood tapi dia hanya menanyakan pertanyaan standart. Padahal kalau
diterima disitu aku rela ngekos hiks demi kerja. Tapi, aku tau kalau jawabannya
aku tidak lolos hehe.
Okay, sudah
berbulan-bulan mencari kerja. Sampai aku udah hopeless karena rata-rata jurusan
Tekpang kualifikasinya minimal punya pengalaman 1 tahun. Sampai akhirnya aku
dipanggil melalui aplikasi Jobstreet untuk melamar di PT. Pioneerindo Gourmet
International Tbk.
8. PT. Pioneerindo Gourmet International
Tbk.
Perusahaan
ini biasa disingkat PGI, perusahaan yang bergerak di F&B/Restaurant yang
menaungi CFC Indonesia, Sapo Oriental dan Cal Donat. Aku dipanggil untuk
mengikuti interview di Kantor Pusat (di Palmerah) sebagai posisi Quality
Assurance Staff. Awalnya berharap banget karena selain tidak murtad jurusan,
lokasi perusahaan ini sangat strategis. Yaitu turun di stasiun Palmerah tinggal
jalan dikit, kantornya juga oke kayak kantor-kantor kebanyakan. Oke aku akan
menceritakan beberapa tahap testnya.
-
Psikotest
Yang melamar
lumayan banyak dan dari kampus-kampus bergengsi atau PTN ternama huhu agak
hopeless. Psikotestnya cukup banyak ada tes hitung, penyamaan kata, sinonim,
gambar, dan lain-lain. Karena sudah sering latihan jadi cukup punya trik untuk
mengisinya dalam waktu yang terbatas.
-
Interview
HRD
Setelah
psikotest kita istirahat dulu dan setelah itu lanjut Interview HRD. Awalnya
ditanya pertanyaan-pertanyaan standard. Kemudian menanyakan tentang HACCP, GMP,
SJH, pengalaman PKL, Pengujian, pokoknya semuanya dan aku bersyukur bisa
menjawab dengan lancar walaupun agak gugup. Ternyata melamar di posisi yang
membutuhkan lulusan Tekpang memang beda yah. Aku merasa sangat meguasai
pertanyaan-pertanyaannya. Alhasil setelah selesai interview, HRDnya ngekeep aku
untuk tidak langsung pulang. Sementara yang lain disuruh pulang. Hanya aku dan
salah satu cewek lulusan D3 IPB (oalah kampus idamanku dulu) yang disuruh stay.
-
Interview
User
Dan aku
kaget karena ternyata aku langsung diteruskan untuk interview user dengan
Manager QAnya, kala itu deg-degan tapi HRDnya nyemangatin aku haha. Aku pun masuk
ke ruangan hanya berdua Ibu Manager dan suasana hening plus tegang parah tapi
aku berhasil menjawab pertanyaan-pertanyaannya. Interview berlangsung lama
hampir setengah jam. Jadi tuh dijelaskan juga kalau Salarynya diatas UMR (ya
walaupun ga banyak banget sih) dan kerjanya mobile (keliling Indonesia) tapi
aku jadi sangat excited hihi. Setelah interview user kita disuruh pulang dan menunggu
kabar lagi. Aku takut PHP.
Aku ingat
itu akhir bulan Juli dan aku menunggu cukup lama hingga mau sebulan dan udah hopeless
walaupun masih berharap karena aku yakin aku lolos. Dan tanggal 29 Agustus
kalau gak salah, aku di telpon oleh HRD Recruitment PGI bahwa aku diterima
kerja. Yaampuuuun aku senang banget sampai terharu akhirnya aku bisa kerja.
Tanggal 30 aku disuruh datang untuk ttd kontrak. Aku sangat bersyukur keterima
kerja dan tidak MURTAD! Hehe.
Tanggal 30
Agustus 2017
Aku datang
ke kantor dan aku diberi arahan serta membaca peraturan perusahaan yang banyak
banget hehe dan membaca surat kontrak. Setelah itu aku ttd kontrak, dan resmi
masuk kerja 5 September 2017 dengan masa percobaan 3 bulan. Dan jika lolos aku
akan dijadikan Karyawan Tetap.
Begitulah
ceritaku...
Setelah 3
bulan mencari kerja dan 5 bulan nganggur. Akhirnya aku diterima kerja tanpa
menggunakan Ijazah (hanys SKL dan transkrip nilai semester 1-7). Terima kasih
Ya Allah, aku akan berusaha sebaik mungkin.
Oh iya aku
punya beberapa tips and trick saat melamar pekerjaan nih.
1. Berpakaian rapih dan sopan
Ini penting banget, kalau
aku biasanya pakai kemeja, blazer, dan rok span atau celana bahan. Dan kalau
bisa pakai warna pakaian yang netral seperti hitam, putih, krem, atau
setidaknya jangan pakai pakaian yang ngejreng seperti warna neon atau tabrakan
warna dan motif ya.
2. Jangan bau badan!
Pakai parfum favoritmu
tapi jangan yang menyengat ya. Jangan dalam keadaan berkeringat agar tidak bau
badan dan bikin HRD risih hihi.
3. Datang lebih awal dan jangan telat
Nah ini penting, agar
tidak ketinggalan tes atau info ya dan bisa jadi nilai plus untuk HRD.
4. Pelajari psikotest-psikotest
Pelajari psikotest itu
penting! Aku ngerasain banget betapa awamnya aku dulu. Nah, belajar psikotest
bisa cari-cari internet atau bisa ke toko buku beli buku psikotest atau
baca-baca buku psikotest yang sudah terbuka wkwk (aku banget). Pelajari
jenis-jenis tesnya apa aja, gimana cara menjawabnya, variasi testnya, terus
latihan biar terbiasa.
5. Pelajari cara-cara menghadapi
interview
Seperti psikotest kita
juga harus pelajari cara menghadapi interview. Saran dariku sih, saat di
interview usahain posisi duduk tegak, wajah bersemangat, murah senyum, tatapan
tidak kemana-mana (jadi mata fokus ke wajah interview dan matanya kalau kamu
gugup bisa lihat aja hidung atau dahinya haha), jawab pertanyaan-pertanyaan
dengan jujur dan jangan mengada-ada (tapi yang jelek-jelek sembunyiin dulu ya
wkwk), berusaha antusias juga dengan posisi dan perusahaan yang dilamar, oiya
mukanya jangan tegang-tegang ya hihi.
6. Ketahui perusahaan dan posisi yang
dilamar
Coba cari tahu latar
belakang perusahaan yang kita lamar seperti perusahaannya bergerak dibidang
apa, berdiri tahun berapa, dan lainnya. Posisi yang kita lamar juga penting,
alasan kenapa kita melamar di posisi itu, jobdesknya apa, dan lainnya. Jangan
sampai pas ditanya ngeblank, nanti gak kelihatan serius kita.
7. BELAJAR!
Ini buat posisi yang tanggung
jawabnya cukup besar. Jaga-jaga jika ada test tulis atau pertanyaan yang
spesifik hehe. Ya kayak ujian aja gitu.
Begitu
sedikit tips and tricck dari aku hehe. Selamat menjadi pekerjaan dan ikuti
terus ceritaku yaaaa....
Categories
Curahan hati,
Kerja,
Kuliah,
tips
Senin, 28 Agustus 2017
Balada Mahasiswa /i Teknologi Pangan (Semester 8) – Skripsi Part II
Hai Lunitty~
Perjuangan skripsi masih berlanjuuuuut!!! Setelah usai
sidang, aku mulai disibukkan dengan revisian! Yup! Aku harus mencari referensi
lagi untuk menyempurnakan skripsiku hehe. Setelah mengumpulkan referensi.
Akhirnya aku menyusun kembali dengan bantuan saran-saran dosen penguji sewaktu
aku sidang.
Aku pikir revisian akan terlihat mudah. Tapi, sayang
beribu sayang. Setiap revisian, pasti selalu ada yang kurang. Rombak
sana-rombak sini, bahkan ada yang sepenuhnya diganti. Yang bikin sebal sih saat
merombak kembali bagan-bagan, tabel-tabel, maupun grafik hehe. Tapi, aku
jalanin terus karena aku sudan mulai lelah dengan revisi-revisi ini.
Bulak-balik ke kampus membuat orang-orang bertanya “Ngapain sih ke kampus? Udah
sarjana juga.” Yang parah saat wisuda berlangsung, begitu banyak pertanyaan
“Loh? Bukannya udah wisuda?” wkwk biarlah cukup aku yang tau bagaimana pedihnya
perjuangan skripsi ini. Aku kira revisi berminggu-minggu. Tapi ternyata tidak.
Ditambah susahnya bertemu dengan dosen pembimbing, namun aku selalu usahakan
untuk secepat mungkin.
Mungkin, dosen pembimbingku juga capek ya ketemu aku mulu
hehe sementara dia memprioritaskan yang belum maju sidang Dan tau gak revisi
selesai kapan? Yup! Pertengahan bulan Mei. Itu artinya 1 bulan lebih hanya
untuk revisian. Oke, setelah itu mulai hardcover. Hardcover dibikin 5 buku. Yang
aku suka hardcover untuk fakultasku berwarna soft purple, salah satu warna
kesukaanku. Dengan tulisan emas hehe. Hardcover memakan waktu seminggu, belum
lagi minta tanda tangan yang sulit banget tapi akhirnya berhasil. Bikin CD sih
aku minta jasa orang perpustakaan kampus. Setelah selesai semua, akhirnya aku
bisa menyetor seluruh hasil karyaku ini. Dan tadaaaa.....selesai!!!
Setelah itu aku bisa minta SKL (Surat Keterangan Lulus)
di lantai 3. Alhamdulillah, setelah sekitar 3 hari tepatnya tanggal 17 Mei 2017
akhirnya SKL aku keluar dan bisa untuk mencari kerja. Sembari mencari kerja,
aku mengumpulkan tanda tangan untuk mengambil ijazah agar kedepannya aku gak
susah lagi hehe.
Terima kasih skripsiku yang berjudul :
“Pengaruh Substitusi Tepung Terigu dengan Tepung Talas (Colocasia
esculenta L. Schott) terhadap Mutu Pancake.”
Mau tau Part I? Lihat di Balada Mahasiswa /i Teknologi Pangan (Semester 8) – Skripsi Part I
Liat
yuk ceritaku mengenai semester 7 di Balada Mahasiswa /i Teknologi Pangan (Semester 7) – Keseluruhan
XOXO,
Luneta
Categories
Kuliah
Balada Mahasiswa /i Teknologi Pangan (Semester 8) – Skripsi Part I
Hallo Lunitty~
Hehe. Tiba juga akhirnya aku menceritakan Balada Mahasiswa /i Teknologi Pangan mengenai skripsi. Yup!
Semoga aku siap menceritakan perjuangan skripsi ini hehe. Karena pada akhirnya
Allah tidak mengizinkanku untuk wisuda April 2017 lalu. But, mungkin ini
jalannya. Jalan terberat yang harus aku terima :)
Dalam tulisan Skripsi akan aku bagi menjadi 2 Part saat
sebelum hingga sesudah sidang skripsi dan saat revisian skripsi. Mungkin
tulisan ini akan panjang banget hehe. Oke, mulai cerita darimana ya? Hmm...
Penelitian
Setelah sidang Seminar Usulan Penelitian, aku mulai
menyusun rencana agar Maret aku bisa sidang dan wisuda. Yup, sidang Seminar UP
tanggal 11 Januari 2017, itu artinya hanya tersisa kurang dari 2 bulan. Apa aku
sanggup? Karena aku harus menyiapkan ekstra tenaga, biaya, dan waktu. Saat itu
aku gak mau sampai-sampai kena biaya semester full lagi karena aku tau
pengeluaran keluargaku lagi banyak banget dan aku gak mau menyusahkan mereka.
Setelah sudang Seminar UP, aku mulai revisi kembali dan konsultasi kepada dosen
pembimbing.
Dalam penelitian ini aku punya beberapa uji yaitu Uji
Fisik meliputi Uji Tekstur dan Uji Daya Kembang, Uji Kimia meliputi Uji
Proksimat (Uji Kadar Air, Uji Kadar Abu, Uji Kadar Protein, dan Uji Kadar
Lemak), Uji Organoleptik meliputi Uji Mutu Hedonik (Warna, Aroma, Rasa, dan
Tekstur) dan Uji Hedonik (Warna, Aroma, Rasa, Tekstur, dan Keseluruhan), dan
Uji Penunjang (Uji Serat Pangan). Nah, banyak bukan? Dan ada 5 variabel pancake
dengan 3x pengulangan yang harus diuji berarti sekitar 15 pancake yang diujikan
kecuali Uji Penunjang hanya dari Pancake terbaik saja yang dilihat dari hasil
Uji Hedonik Keseluruhan (berdasarkan konsultasi dengan pembimbing). Otomatis
dengan banyak uji tersebut, aku harus mengeluarkan budget yang sangat banyak
hehe. Sementara, bahan yang aku butuhkan adalah tepung terigu protein sedang,
tepung talas bogor genus Colocasia esculenta L. Schott, susu, telur, margarin,
baking powder, gula, dan garam.
Untuk awal, aku punya teman dekat ekstensi bernama Uli.
Dia baik banget pokoknya teman curhat dan berbagi selama penelitian. Dia dan
aku sama-sama mencari tempat Uji yang murah namun cepat (nah loh? Susah banget
ini). Kita udah survey sana-sini tapi yang kita temukan ngantri dimana-mana,
sekalinya gak ngantri mahal. Yasudah kita putuskan untuk Uji Organoleptik dulu.
Uji Organoleptik
Uji Organoleptik, buat kalian yang gak tau apa Uji
Organolpetik atau yang biasa kita sebut orlep itu bisa searching di internet
hehe. Intinya beberapa orang suka uji orlep karena mereka makan. Yup! Lebih
tetapnya mencicipi penelitian kita.
Yang perlu dipersiapkan saat orlep adalah :
- Formulir Uji Organoleptik, aku membuat formulir
berdasarkan referensi dan rekomendasi penguji saat sidang Seminar UP. Warna
berdasarkan warna kuning hingga cokelat, Aroma berdasarkan aroma pancake, Rasa
berdasarkan rasa manis, dan tekstur berdasarkan kepadatan. Satu formulir
langsung untuk Uji Mutu Hedonik dan Uji Hedonik.
- Panelis! Nah, panelis yang dibutuhkan adalah 30 orang
namun yang dimasukkan ke skripsi hanya 25 orang. Mencari panelis susah hehe,
kita harus cari-cari semi panelis dengan cara broadcasting ke semua teman
Tekpang baik senior-seangkatan-junior, maupun reguler-ekstensi.
- Tempat. Dimana kita melakukan orlep yang baik? Yaitu di
lab tentunya. Aku dan Uli menyewa lab Pengolahan Pangan kampus untuk orlep H-3
sebelum orlep.
- Reward. Buat apa sih reward? Buat panelis hehe. Karena
mahasiswa jadi kami nyiapin reward hanya snack. Maaf ya hehe.
- Peralatan. Ini nih kayak piring, gelas, dan juga air
mineral. Sementara kursi dan meja sudah disiapkan dari lab.
- Produk! Ini pastinya dong hehe 5 produk dengan 3 kali
pengulangan.
Hari H orlep aku bangun jam 4 untuk masak-masak. Yup,
masak-masak yang membuat lelah huhu. Dan sesampainya di kampus udah lelah
banget tapi semangat demi lulus. Beberapa panelis sudah berkumpul, dan kami
orlep hingga sore.
(Belajar) Mengolah Data?
Hmm...gimana nih mulai lupa cara mengolah data yang
diperoleh dari belajar Statistik, Statistik Industri, dan Aplikom di
semester-semester lalu. Inisiatif nanya senior-senior, alumni, seangkatan, bahkan
google. Tapi semua sibuk dengan kesibukan masing-masing dan bahkan ada yang
juga sama gak tau kayak aku. Nyari google pun buntu wkwk OMG pusing banget
rasanya haha.
Mengolah data uji itu menggunakan Ms. Excel dan SPSS.
Yup, pada akhirnya? Aku benar-benar berusaha sendiri, tanya sana-sini dan
menggunakan kemampuan yang ada. Dan bersyukur menemukan secercah harapan (wkwk
lebay) saat melihat Tutorial di Youtube. Nah, aku belajar dari Youtube, coba
masukin data skripsi yang udah jadi dan voila! Aku bisaaaa!!! Senang banget
saat bisa sendiri. Nah, aku mengolah data orlep dulu yang super banyak.
Mencari Referensi
Nah ini lumayan sulit, aku cari jurnal-jurnal,
skripsi-skripsi, buku-buku, dan sumber lainnya. Mencari data statistik juga,
pokoknya banyak! Aku juga sempat ke Perpustakaan Nasional. Aku ngontak
orang-orang pada beberapa jurnal atau referensi terkait, akungontak
alumni-alumni, bahkan alumni yang sebelumnya aku gak kenal sampai aku cari
facebook, line, dan instagramnya. Pada akhirnya aku dapat kontak WhatsAppnya
(niat banget kan), aku curhat, tanya-tanya, pokoknya banyak. Yang awalnya aku
gak mengerti sampai aku akhirnya mengerti dan pelan-pelan belajar dan tersadar
skripsi tuh benar-benar penting banget untuk menambah ilmu pengetahuan dan aku
sadar pengetrahuanku belum seberapa.
Uji-uji yang lain
Uli mendaftarkan aku pada lab AAS. Yup, waktu sudah
sangat-sangat mepet. Dan aku menemukan lab untuk Uji Tekstur (Uji Daya Kembang
dilakukan sendiri karena alatnya memadai), Uji Kimia, dan Uji Penunjang. Aku
pun langsung mengiyakan untuk mengantri. Aku membuat Pancake lagi hingga lelah
terus diantar ke AAS oleh Papa untuk memberikan produk. Menunggu hingga sekitar
2 minggu hasil, dan cukup mengeluarkan budget yang lumayan hampir 5 juta hiks.
Sambil menunggu Uji aku fokus untuk maju sidang PL dan revisi Seminar UP ku
selesai kemudian aku buat Soft Covernya.
Menyusun Skripsi
Ini nih, hal terberat hehe. Menyusun skripsi! Yup,
meneruskan BAB I – BAB III dari Seminar Usulan Penelitian yang sudah fix. Karena,
tidak mau kena bayaran satu semester full. Aku mulai panik sambil mikir “Bisa
gak ya nyusun Skripsi BAB IV selama 4 hari?” dan pas hasil lab keluar. Aku
bener-bener nyusun BAB IV selama 4 hari begadang hiks. Aku olah data, bikin
grafik, aku bikin pembahasan, dan semuanya. Dan taraaaaa....gak nyangka aku
bisa menyusun BAB IV bahkan gak sampai 4 hai full. Aku revisi sekitar 2x, dan
kata dospem aku. Aku boleh daftar sidang dulu biar gak kena bayar.
Mengurus
Pendaftaran Sidang
Mengurus pendaftaran sidang cukup banyak walaupun tidak
sulit, diantaranya mengurus administrasi, mengurus transkrip nilai, mengurus ke
lab kampus, mengurus perpustakaan, dan mengurus hard cover yang wajib
disetorkan. Tapi, mirisnya...seribu sayang. Aku bermasalah mengurus administrasi
karena katanya aku belum sidang PL dan dengan sangat TERPAKSA aku harus bayaran
semester 8. Yaampun, nangis aku :( Terasa usahaku sia-sia walaupun tidak
sepenuhnya. Aku merasa sudah diujung lalu jatuh terpeleset. Ya, mau gimana
lagi. Saat itu langsung ngedown dan gak semangat. Beribu penyesalan yang sampai
saat ini aku rasakan. Aku menyesal kenapa gak ngejar sidang PL sejak lama
mungkin karena aku fokus skripsi. Akhirnya aku memilih untuk fokus ke PL dulu.
Aku gak bisa sidang skripsi kalau belum bayar kuliah full untuk semester
selanjutnya yang sekitar 6,3juta. Kuliah semester 8 pertama
tanggal 6 Maret dan aku sidang PL tanggal 9 Maret. Wisuda tanggal 12 April.
Cuma sesak saja yang ku rasakan saat itu, sidang pun udah gak berasa deg-degan
sama sekali. Aku fokus ke PL, ngurus revisi PL, dan nyusun BAB V skripsi,
lampiran, dan semuanya yang belum ku susun. Aku juga revisi-revisi-revisi
Skripsi.
Setelah bayar kuliah, aku
pun segera daftar sidang. Meminta cap administrasi, mengurus transkrip nilai
dengan orang sekretariat, meminta cap bebas lab kampus, meminta cap
perpustakaan dengan menumbang 2 buku mengenai pangan, dan mengurus hard cover
PL untuk meminta cap. Setelah selesai akhirnya aku daftar sidang ke Kajur. Ini
juga agak sedikit susah ketemunya, aku nunggu hingga sore. Dan pada
akhirnya...yup! Aku ditetapkan sidang 30 Maret 2017 jam 1 siang. Eiiiit setelah
itu meminta persetujuan penguji dulu lalu ke kajur lagi.
Persiapan Sidang Skripsi
Banyak yang perlu disiapkan untuk sidang skripsi.
Menyiapkan draft H-7 sebelum sidang untuk dosen pembimbing dan dosen-dosen
penguji. Menyiapkan PPT untuk presentasi. Lalu menyiapkan bahan-bahan pancake
untuk membuat pancake saat hari H. Membeli makan siang dan snack untuk
dosen-dosen. Dan yang pasti BELAJAR! Yup, rasa degdegan sudah tidak terlalu
karena moodnya sudah tidak se-excited sebelum kena bayaran full wkwk.
Hari Sidang
Aku sudah stay dari jam 11. Baca-baca, dan terus berdoa
hehe. Sebelumnya aku bangun jam 3 untuk menyiapkan pancake. FYI, saat sidang
anak Tekpang harus mempersiapkan produk hasil terbaik.
Menunggu sidang aku sampai gak makan siang wkwk sudah gak
nafsu. Sampai jam 1 siang pembimbing dan penguji aku belum datang. Dan pada
akhirnya ternyata penguji aku yang satu berhalangan hadir akhirnya diganti. Mana
draftnya kebawa, jadi aku harus copy lagi untuk penguji pengganti. Riweh banget
kala itu haha.
Sidang dimulai sekitar jam setengah 3. Aku berharap semua
cepat terlalui dengan baik. Yang parah penguji aku kala itu adalah
penguji-penguji yang paham betul mengenai skripsi aku. Yang satu dosen
Teknologi Pati yang pasti dia tau menahu mengenai tepung-tepungan dan sifat
pasting, satu lagi dosen yang pernah menjadi pelatih pemberdayaan umbi talas.
SKAK MAT. Haha tapi aku jalani saja, alhamdulillah berjalan lancar. Presentasi
dikasih waktu 30 menit dan aku berhasil memanfaatkan waktu tersebut.
Tanya-jawab aku lalu, rasanya mau cepat-cepat selesai. Cicip-mencicip produk
juga dilalui dengan baik. Sidang berlangsung selama kurang lebih 120 menit atau
2 jam. Kemudian penilaian tapi sedih aku dapat B huhu padahal nilainya masuk A-
tapi kala itu masih ikut penilaian lama yang belum ada (-) (+). Yaudah
disyukuri saja, tapi pasti jelas ngaruh banget ke IPK nanti.
Selesai sidang aku segera membereskan barang-barangku.
Beberapa teman seperti Uli, Ina, Kak Yola, dan Kak Yussy menghampiri dan
menemui hehe. Bersyukur semua sudah terlewati walaupun harus melewati beberapa
tahap lagi yaitu revisi dan wisuda. Tapi, gak apalah.
Turun lift dan ke lobby. Gak sangka sahabat-sahabat kesayangan
sudah Stand By ada Asih, Diana, Ega, Yuli bahkan Maryati dan Anis. Mereka semua
yang gak sekampus tapi menyempatkan untuk datang hihi. Dan terlebih ada Didit
juga. Yang paling parah Era baru tau aku sidang dan dia sempet-sempetin datang
ke kampus sepulang kerja. Aku juga sempat video call dengan Ica, Febry, dan
Ayom. Terharu. Bersyukur punya teman yang baik-baik. Karena aku nunggu Era, aku
stay hingga jam 8 menunggu dia.
Nah, pas pulang bingung karena bawaan banyak. Yang aku
ingat aku dapat Balon STP (total 6 buah), Snack Bouquet (5 bouquet), Bunga
Flanel (2 bouquet), Bunga Asli (2 bouquet), selempang, dan flowercrown.
Terlebih aku bawa baju sidang, bawa high heels, bawa draft 4 buah, bawa sisa
pancake, dan lain-lain. Bingung banget pulangnya. Akhirnya memutuskan dianter
Didit. Jadi, ke rumahnya Didit dulu ambil mobil wkwk. Sampe sana duduk dulu,
karena cukup macet dan pegel banget naik motor bawaannya banyak. Dan sekitar
jam 10 malam baru pulang. Jalanan macet bangeeeet seingatku sampe rumahku jam 2
pagi.
Beberapa hari kemudian aku dapat hadiah lagi dari Sita,
dia kasih cokelat dan parfum lucu hihi. Dan perjuangan revisi baru akan
dimulai.
Finally...
Luneta Aurelia Fatma, S.TP
Itulah cerita Skripsiku :) Akhirnya aku bisa melewati
tahap akhir ini. Semoga skripsiku dapat bermanfaat. Amiiin.
Liat
yuk ceritaku mengenai semester 7 di Balada Mahasiswa /i Teknologi Pangan (Semester 7) – Keseluruhan
XOXO,
Luneta
Categories
Kuliah
Langganan:
Komentar (Atom)




















