Powered By Blogger

Sabtu, 05 Desember 2020

Persimpangan

Diposting oleh Luneta Aurelia Fatma di 06.36.00 0 komentar

 Aku terhenti...

Entah sudh berapa kali melewati persimpangan ini

Mataku sembab

Tenggorokanku kering

Hidungku basah


Gemetar tanganku, menggigil

Melihat kanan, kiri, depan, belakang

Sepi

Aku sendirian


Aku ingin berlari tapi sudah tak sanggup

Kakiku payah

Jalan pun aku tertatih

Aku tidak melihat titik terang


Tidak ada yang mencari

Apalagi mencintaiku

Semua sibuk sendiri-sendiri

Tak ada yang peduli


Sampai jika suatu saat ku temukan

Siapapun, dia yang akan selalu jadi alasanku tersenyum

Dimanapun, dia yang akan selalu ku cari disaat ku sedih

Aku akan sangat bersyukur



Rabu, 18 November 2020

Pergi jauh

Diposting oleh Luneta Aurelia Fatma di 04.00.00 0 komentar

 Ketika hari yang buruk terjadi

Malam yang gelap dan hening

Isak tangis tertutup oleh deras hujan yang jatuh

Dan tak ada siapapun


Berharap ada seseorang

Memelukku erat

Berkata "Semua akan baik-baik saja."

Kemudian mengusap kepalaku lembut


Berharap ada seseorang

Menghapus air mataku

Berkata "Kamu pasti bisa bahagia."

Kemudian tersenyum lembut


Menjaga diriku

Melewati semua hari buruk

Melindungiku

Dari segala kesedihan


Membawaku pergi jauh

Dimana akan selalu ada

Orang yang menghiburku

Bagaimanapun aku


Membawaku pergi jauh

Sampai lupa

Rasa sakit itu tidak pernah ada

Dan seterusnya, hidup bahagia

Rabu, 04 November 2020

Gelap

Diposting oleh Luneta Aurelia Fatma di 15.23.00 0 komentar

Tiba-tiba semuanya gelap

Terasa abu-abu

Lagi-lagi sesak

Tak berarah


Mencoba berlari hingga lelah

Berdarah dan bernanah

Aku tidak tau harus kemana

Tidak ada tujuan


Aku ingin berhenti sejenak

Aku ingin bersembunyi

Namun semua terlihat mustahil

Seperti didorong paksa


Hingga jatuh pun, siapa peduli?

Semua sibuk


Sampai kapan bisa bertahan

Mencari celah-celah cahaya

Menghirup dengan nafas terengah

Aku ingin menyerah

Sabtu, 31 Oktober 2020

Hi, November

Diposting oleh Luneta Aurelia Fatma di 10.30.00 0 komentar

 Hi, November


Aku ramal bulan ini akan buruk

Yap, sama seperti tahun-tahun sebelumnya

Aku tidak banyak berharap

Aku tidak mau berharap


Aku sedih

Harusnya bulan ini jadi bulan yang baik untukku

Seperti dulu

Entah terakhir kapan aku tersenyum di bulan ini

Aku lupa


Semua terasa lebih berat

Aku berusaha tak peduli

Tapi mataku tak bisa bohong

Aku menangis


Aku rindu

Rindu kebahagiaanku

Yang sekarang sudah terenggut

Hilang tak berbekas


Semuanya tersisa sesak

Perih tak berujung

Berharap tahun depan akan lebih baik

Harapanku tiap tahun yang belum juga terkabulkan

Senin, 19 Oktober 2020

Unlucky

Diposting oleh Luneta Aurelia Fatma di 06.28.00 0 komentar

Enak yah jadi orang beruntung

Lahir dengan paras cantik

Finansial oke

Otak cerdas


Semua mendekati

Eh, ternyata dapat bonus

Hati baik dan pribadi periang

Membuat semua jadi suka


Katanya kesempurnaan hanya milik Tuhan

Namun kenapa? Ada orang yang tidak terlihat setitik kelemahan

Melihat jauh ke dalam diri

Kok aku malah seperti sampah


Tersungkur dipojok drama kehidupan

Melambaikan tangan tertatih

Aku tidak beruntung

Semua keburukan ada disini


Aku tidak beruntung

Melihat mereka saja aku iri

Hatiku tidak lapang

Kotor


Lantas?

Apa kelebihanku?

Semuanya hanya sisa ketidakberuntungan

Heba

Rabu, 14 Oktober 2020

Kuat

Diposting oleh Luneta Aurelia Fatma di 09.05.00 0 komentar
Hai...
Aku terkejut
Waktu begitu cepat berlalu dan berputar
Nafasku terengah, rasanya begitu lelah

Aku melihat sekeliling
Gelap. Dingin. Hening.
Apa aku tertinggal?
Sendirian

Aku rindu masa kecil
Tertawa tanpa beban
Berpikir khas bocah ingusan
Menangis dan berhenti jika diberi es krim

Sesederhana itu.
Eh...
Masa kecil yang mana?
Aku tak tau. Aku lupa.

Yang aku ingat adalah hari ini
Aku sudah bertahan sejauh ini
Tiap hari menarik nafas dalam
Menalan ludah hingga mulut kering

Hai...
Diriku
Untukku
Kepadaku

Kamu kuat

Minggu, 04 Oktober 2020

Rindu

Diposting oleh Luneta Aurelia Fatma di 10.10.00 1 komentar

Malam ini terasa dingin

Begitu sunyi dan sepi

Hujan baru saja reda

Suara katak bernyanyi ditengah hening


Entah kenapa dadaku sakit

Rasanya sesak

Aku masih tak mengerti

Tepatnya tidak mau


Aku rindu

Entahlah, aku lelah

Aku dekap gulingku dengan erat

Berusaha terlelap di bawah selimut biru


Ingin ku putar lagu itu

Sejenak memutar masa yang pernah ada

Membiarkan diriku terlelap

Tapi tanpa sadar air mataku jatuh


Memang aku rindu

Tapi aku hanya bisa diam

Mencoba maju dan melangkah jauh

Sangat jauh


Sampai rindu itu memudar

Sabtu, 25 April 2020

Kecewa

Diposting oleh Luneta Aurelia Fatma di 06.17.00 1 komentar
Tidak seharusnya begini lagi
Tidak sepantasnya seperti ini lagi

Kamu apakah pantas?
Menjadi penyejuk hatiku
Menjadi ksatriaku
Di saat aku sedih dan merasa terluka

Kenyataannya
Beberapa kali...
Berulang kali...
Ternyata kamu adalah alasan aku menangis

Entah berapa banyak rasa kecewa yang aku peroleh
Dan berapa ratusan kesempatan bodoh melayang begitu saja
Apa aku pemaaf?
Makanya aku selalu diperlakukan seperti ini

Apa jika aku berhenti dan keluar
Akankah ada yang begitu baik denganku?
Menggenggam hatiku secara utuh
Menjaganya dengan baik

Aku kira kamu adalah alasan aku tersenyum disaat kecewa
Tapi ternyata kamu adalah penyebab kekecewaanku
Aku harap kamu jangan begini yah
Aku benar-benar akan memberikan hati ini pada siapapun yang dapat menjaganya

Jumat, 20 Maret 2020

Tanpa kabar

Diposting oleh Luneta Aurelia Fatma di 08.59.00 0 komentar
Hai kamu...
Egois ya.
Lagi-lagi meninggalkan aku sendiri
Lagi-lagi tanpa kabar

Aku disini menunggumu
Detik demi detik ku lalui tanpamu
Rasanya hampa

Taukah kamu?
Tanpamu aku resah
Aku bingung
Aku galau

Aku khawatir
Kamu disana sedang apa?
Apa kamu baik-baik saja?
Apa kamu memikirkanku?

Kamu ga pergi ninggalin aku untuk waktu yang panjang kan?
Sudah 48 jam kamu pergi
Kosong

Biasanya kita mengobrol konyol di layar ponsel
Berbincang renyah hingga terlelap
Atau kadang bertemu dengan jemari saling menggenggam

Hai kamu!
Cepat kesini
Temani aku
Aku mulai kesepian

Jangan lama-lama, nanti aku sesak
Nanti aku sakit
Dekap aku. Aku rindu.

Rabu, 04 Maret 2020

Kupu-kupu tanpa sayap

Diposting oleh Luneta Aurelia Fatma di 23.57.00 0 komentar
Aku ingin terbang
Jauh ke luasnya angkasa
Menembus awan dan menjelajah bintang
Menari di langit jingga

Aku terbangun
Menyadari kenyataan aku tak bisa, aku tak mampu
Menggenggam bintang saja aku tak sanggup
Hanya mimpi yang bisa kuandalkan

Suatu hari
Jika reinkarnasi benar-benar ada
Aku tidak ingin seperti ini
Kupu-kupu tanpa sayap

Menghisap nektar dari bunga indah pun aku tak bisa
Bagaimana aku bisa bertemu bintang?

Jika reinkarnasi benar-benar ada
Aku ingin seperti dia
Tanpa bertemu bintang pun dia sudah memancarkan kerlip indah
Paling bersinar diantara sejuta cahaya

Minggu, 23 Februari 2020

Senyum dibalik hujan

Diposting oleh Luneta Aurelia Fatma di 07.07.00 1 komentar
"Hai..."
Ingin menyapamu
Menatapmu dengan teduh

Aku tidak mendengarmu
Suara rinai hujan lebih besar daripada suaramu
Memicingkan mata menembus tetes deras hujan untuk melihatmu lebih jelas

Kamu mendekat
Menggenggam tanganku erat
Tanpa aba-aba memelukku mesra

Aku diam
Tidak berontak
Kenapa rasanya hangat?

Sudah lama sekali rasanya tidak merasakan kehangatan ini
Ku tutup mataku, terlarut dalam dekapan
Tersenyum penuh arti

Terima kasih
Kamu adalah alasan
Untuk senyumku dibalik hujan

My Birthday :)

Daisypath - Personal pictureDaisypath Happy Birthday tickers
 

PURPLE CATZ Template by Ipietoon Blogger Template | Gadget Review