Powered By Blogger

Senin, 28 Agustus 2017

Balada Mahasiswa /i Teknologi Pangan (Semester 8) – Skripsi Part I

Diposting oleh Luneta Aurelia Fatma di 04.15.00


Hallo Lunitty~

Hehe. Tiba juga akhirnya aku menceritakan Balada Mahasiswa /i Teknologi Pangan mengenai skripsi. Yup! Semoga aku siap menceritakan perjuangan skripsi ini hehe. Karena pada akhirnya Allah tidak mengizinkanku untuk wisuda April 2017 lalu. But, mungkin ini jalannya. Jalan terberat yang harus aku terima :)

Dalam tulisan Skripsi akan aku bagi menjadi 2 Part saat sebelum hingga sesudah sidang skripsi dan saat revisian skripsi. Mungkin tulisan ini akan panjang banget hehe. Oke, mulai cerita darimana ya? Hmm...

Penelitian

Setelah sidang Seminar Usulan Penelitian, aku mulai menyusun rencana agar Maret aku bisa sidang dan wisuda. Yup, sidang Seminar UP tanggal 11 Januari 2017, itu artinya hanya tersisa kurang dari 2 bulan. Apa aku sanggup? Karena aku harus menyiapkan ekstra tenaga, biaya, dan waktu. Saat itu aku gak mau sampai-sampai kena biaya semester full lagi karena aku tau pengeluaran keluargaku lagi banyak banget dan aku gak mau menyusahkan mereka. Setelah sudang Seminar UP, aku mulai revisi kembali dan konsultasi kepada dosen pembimbing.

Dalam penelitian ini aku punya beberapa uji yaitu Uji Fisik meliputi Uji Tekstur dan Uji Daya Kembang, Uji Kimia meliputi Uji Proksimat (Uji Kadar Air, Uji Kadar Abu, Uji Kadar Protein, dan Uji Kadar Lemak), Uji Organoleptik meliputi Uji Mutu Hedonik (Warna, Aroma, Rasa, dan Tekstur) dan Uji Hedonik (Warna, Aroma, Rasa, Tekstur, dan Keseluruhan), dan Uji Penunjang (Uji Serat Pangan). Nah, banyak bukan? Dan ada 5 variabel pancake dengan 3x pengulangan yang harus diuji berarti sekitar 15 pancake yang diujikan kecuali Uji Penunjang hanya dari Pancake terbaik saja yang dilihat dari hasil Uji Hedonik Keseluruhan (berdasarkan konsultasi dengan pembimbing). Otomatis dengan banyak uji tersebut, aku harus mengeluarkan budget yang sangat banyak hehe. Sementara, bahan yang aku butuhkan adalah tepung terigu protein sedang, tepung talas bogor genus Colocasia esculenta L. Schott, susu, telur, margarin, baking powder, gula, dan garam.
Untuk awal, aku punya teman dekat ekstensi bernama Uli. Dia baik banget pokoknya teman curhat dan berbagi selama penelitian. Dia dan aku sama-sama mencari tempat Uji yang murah namun cepat (nah loh? Susah banget ini). Kita udah survey sana-sini tapi yang kita temukan ngantri dimana-mana, sekalinya gak ngantri mahal. Yasudah kita putuskan untuk Uji Organoleptik dulu.

Uji Organoleptik

Uji Organoleptik, buat kalian yang gak tau apa Uji Organolpetik atau yang biasa kita sebut orlep itu bisa searching di internet hehe. Intinya beberapa orang suka uji orlep karena mereka makan. Yup! Lebih tetapnya mencicipi penelitian kita.

Yang perlu dipersiapkan saat orlep adalah :
- Formulir Uji Organoleptik, aku membuat formulir berdasarkan referensi dan rekomendasi penguji saat sidang Seminar UP. Warna berdasarkan warna kuning hingga cokelat, Aroma berdasarkan aroma pancake, Rasa berdasarkan rasa manis, dan tekstur berdasarkan kepadatan. Satu formulir langsung untuk Uji Mutu Hedonik dan Uji Hedonik.
- Panelis! Nah, panelis yang dibutuhkan adalah 30 orang namun yang dimasukkan ke skripsi hanya 25 orang. Mencari panelis susah hehe, kita harus cari-cari semi panelis dengan cara broadcasting ke semua teman Tekpang baik senior-seangkatan-junior, maupun reguler-ekstensi.
- Tempat. Dimana kita melakukan orlep yang baik? Yaitu di lab tentunya. Aku dan Uli menyewa lab Pengolahan Pangan kampus untuk orlep H-3 sebelum orlep.
- Reward. Buat apa sih reward? Buat panelis hehe. Karena mahasiswa jadi kami nyiapin reward hanya snack. Maaf ya hehe.
- Peralatan. Ini nih kayak piring, gelas, dan juga air mineral. Sementara kursi dan meja sudah disiapkan dari lab.
- Produk! Ini pastinya dong hehe 5 produk dengan 3 kali pengulangan.

Hari H orlep aku bangun jam 4 untuk masak-masak. Yup, masak-masak yang membuat lelah huhu. Dan sesampainya di kampus udah lelah banget tapi semangat demi lulus. Beberapa panelis sudah berkumpul, dan kami orlep hingga sore.

(Belajar) Mengolah Data?

Hmm...gimana nih mulai lupa cara mengolah data yang diperoleh dari belajar Statistik, Statistik Industri, dan Aplikom di semester-semester lalu. Inisiatif nanya senior-senior, alumni, seangkatan, bahkan google. Tapi semua sibuk dengan kesibukan masing-masing dan bahkan ada yang juga sama gak tau kayak aku. Nyari google pun buntu wkwk OMG pusing banget rasanya haha.

Mengolah data uji itu menggunakan Ms. Excel dan SPSS. Yup, pada akhirnya? Aku benar-benar berusaha sendiri, tanya sana-sini dan menggunakan kemampuan yang ada. Dan bersyukur menemukan secercah harapan (wkwk lebay) saat melihat Tutorial di Youtube. Nah, aku belajar dari Youtube, coba masukin data skripsi yang udah jadi dan voila! Aku bisaaaa!!! Senang banget saat bisa sendiri. Nah, aku mengolah data orlep dulu yang super banyak.

Mencari Referensi

Nah ini lumayan sulit, aku cari jurnal-jurnal, skripsi-skripsi, buku-buku, dan sumber lainnya. Mencari data statistik juga, pokoknya banyak! Aku juga sempat ke Perpustakaan Nasional. Aku ngontak orang-orang pada beberapa jurnal atau referensi terkait, akungontak alumni-alumni, bahkan alumni yang sebelumnya aku gak kenal sampai aku cari facebook, line, dan instagramnya. Pada akhirnya aku dapat kontak WhatsAppnya (niat banget kan), aku curhat, tanya-tanya, pokoknya banyak. Yang awalnya aku gak mengerti sampai aku akhirnya mengerti dan pelan-pelan belajar dan tersadar skripsi tuh benar-benar penting banget untuk menambah ilmu pengetahuan dan aku sadar pengetrahuanku belum seberapa.

Uji-uji yang lain

Uli mendaftarkan aku pada lab AAS. Yup, waktu sudah sangat-sangat mepet. Dan aku menemukan lab untuk Uji Tekstur (Uji Daya Kembang dilakukan sendiri karena alatnya memadai), Uji Kimia, dan Uji Penunjang. Aku pun langsung mengiyakan untuk mengantri. Aku membuat Pancake lagi hingga lelah terus diantar ke AAS oleh Papa untuk memberikan produk. Menunggu hingga sekitar 2 minggu hasil, dan cukup mengeluarkan budget yang lumayan hampir 5 juta hiks. Sambil menunggu Uji aku fokus untuk maju sidang PL dan revisi Seminar UP ku selesai kemudian aku buat Soft Covernya.

Menyusun Skripsi

Ini nih, hal terberat hehe. Menyusun skripsi! Yup, meneruskan BAB I – BAB III dari Seminar Usulan Penelitian yang sudah fix. Karena, tidak mau kena bayaran satu semester full. Aku mulai panik sambil mikir “Bisa gak ya nyusun Skripsi BAB IV selama 4 hari?” dan pas hasil lab keluar. Aku bener-bener nyusun BAB IV selama 4 hari begadang hiks. Aku olah data, bikin grafik, aku bikin pembahasan, dan semuanya. Dan taraaaaa....gak nyangka aku bisa menyusun BAB IV bahkan gak sampai 4 hai full. Aku revisi sekitar 2x, dan kata dospem aku. Aku boleh daftar sidang dulu biar gak kena bayar.

Mengurus Pendaftaran Sidang

Mengurus pendaftaran sidang cukup banyak walaupun tidak sulit, diantaranya mengurus administrasi, mengurus transkrip nilai, mengurus ke lab kampus, mengurus perpustakaan, dan mengurus hard cover yang wajib disetorkan. Tapi, mirisnya...seribu sayang. Aku bermasalah mengurus administrasi karena katanya aku belum sidang PL dan dengan sangat TERPAKSA aku harus bayaran semester 8. Yaampun, nangis aku :( Terasa usahaku sia-sia walaupun tidak sepenuhnya. Aku merasa sudah diujung lalu jatuh terpeleset. Ya, mau gimana lagi. Saat itu langsung ngedown dan gak semangat. Beribu penyesalan yang sampai saat ini aku rasakan. Aku menyesal kenapa gak ngejar sidang PL sejak lama mungkin karena aku fokus skripsi. Akhirnya aku memilih untuk fokus ke PL dulu. Aku gak bisa sidang skripsi kalau belum bayar kuliah full untuk semester selanjutnya yang sekitar 6,3juta. Kuliah semester 8 pertama tanggal 6 Maret dan aku sidang PL tanggal 9 Maret. Wisuda tanggal 12 April. Cuma sesak saja yang ku rasakan saat itu, sidang pun udah gak berasa deg-degan sama sekali. Aku fokus ke PL, ngurus revisi PL, dan nyusun BAB V skripsi, lampiran, dan semuanya yang belum ku susun. Aku juga revisi-revisi-revisi Skripsi.

Setelah bayar kuliah, aku pun segera daftar sidang. Meminta cap administrasi, mengurus transkrip nilai dengan orang sekretariat, meminta cap bebas lab kampus, meminta cap perpustakaan dengan menumbang 2 buku mengenai pangan, dan mengurus hard cover PL untuk meminta cap. Setelah selesai akhirnya aku daftar sidang ke Kajur. Ini juga agak sedikit susah ketemunya, aku nunggu hingga sore. Dan pada akhirnya...yup! Aku ditetapkan sidang 30 Maret 2017 jam 1 siang. Eiiiit setelah itu meminta persetujuan penguji dulu lalu ke kajur lagi.

Persiapan Sidang Skripsi

Banyak yang perlu disiapkan untuk sidang skripsi. Menyiapkan draft H-7 sebelum sidang untuk dosen pembimbing dan dosen-dosen penguji. Menyiapkan PPT untuk presentasi. Lalu menyiapkan bahan-bahan pancake untuk membuat pancake saat hari H. Membeli makan siang dan snack untuk dosen-dosen. Dan yang pasti BELAJAR! Yup, rasa degdegan sudah tidak terlalu karena moodnya sudah tidak se-excited sebelum kena bayaran full wkwk.

Hari Sidang

Aku sudah stay dari jam 11. Baca-baca, dan terus berdoa hehe. Sebelumnya aku bangun jam 3 untuk menyiapkan pancake. FYI, saat sidang anak Tekpang harus mempersiapkan produk hasil terbaik.
Menunggu sidang aku sampai gak makan siang wkwk sudah gak nafsu. Sampai jam 1 siang pembimbing dan penguji aku belum datang. Dan pada akhirnya ternyata penguji aku yang satu berhalangan hadir akhirnya diganti. Mana draftnya kebawa, jadi aku harus copy lagi untuk penguji pengganti. Riweh banget kala itu haha.
Sidang dimulai sekitar jam setengah 3. Aku berharap semua cepat terlalui dengan baik. Yang parah penguji aku kala itu adalah penguji-penguji yang paham betul mengenai skripsi aku. Yang satu dosen Teknologi Pati yang pasti dia tau menahu mengenai tepung-tepungan dan sifat pasting, satu lagi dosen yang pernah menjadi pelatih pemberdayaan umbi talas. SKAK MAT. Haha tapi aku jalani saja, alhamdulillah berjalan lancar. Presentasi dikasih waktu 30 menit dan aku berhasil memanfaatkan waktu tersebut. Tanya-jawab aku lalu, rasanya mau cepat-cepat selesai. Cicip-mencicip produk juga dilalui dengan baik. Sidang berlangsung selama kurang lebih 120 menit atau 2 jam. Kemudian penilaian tapi sedih aku dapat B huhu padahal nilainya masuk A- tapi kala itu masih ikut penilaian lama yang belum ada (-) (+). Yaudah disyukuri saja, tapi pasti jelas ngaruh banget ke IPK nanti.
Selesai sidang aku segera membereskan barang-barangku. Beberapa teman seperti Uli, Ina, Kak Yola, dan Kak Yussy menghampiri dan menemui hehe. Bersyukur semua sudah terlewati walaupun harus melewati beberapa tahap lagi yaitu revisi dan wisuda. Tapi, gak apalah.
Turun lift dan ke lobby. Gak sangka sahabat-sahabat kesayangan sudah Stand By ada Asih, Diana, Ega, Yuli bahkan Maryati dan Anis. Mereka semua yang gak sekampus tapi menyempatkan untuk datang hihi. Dan terlebih ada Didit juga. Yang paling parah Era baru tau aku sidang dan dia sempet-sempetin datang ke kampus sepulang kerja. Aku juga sempat video call dengan Ica, Febry, dan Ayom. Terharu. Bersyukur punya teman yang baik-baik. Karena aku nunggu Era, aku stay hingga jam 8 menunggu dia.
Nah, pas pulang bingung karena bawaan banyak. Yang aku ingat aku dapat Balon STP (total 6 buah), Snack Bouquet (5 bouquet), Bunga Flanel (2 bouquet), Bunga Asli (2 bouquet), selempang, dan flowercrown. Terlebih aku bawa baju sidang, bawa high heels, bawa draft 4 buah, bawa sisa pancake, dan lain-lain. Bingung banget pulangnya. Akhirnya memutuskan dianter Didit. Jadi, ke rumahnya Didit dulu ambil mobil wkwk. Sampe sana duduk dulu, karena cukup macet dan pegel banget naik motor bawaannya banyak. Dan sekitar jam 10 malam baru pulang. Jalanan macet bangeeeet seingatku sampe rumahku jam 2 pagi.
Beberapa hari kemudian aku dapat hadiah lagi dari Sita, dia kasih cokelat dan parfum lucu hihi. Dan perjuangan revisi baru akan dimulai.

Finally...
Luneta Aurelia Fatma, S.TP

Itulah cerita Skripsiku :) Akhirnya aku bisa melewati tahap akhir ini. Semoga skripsiku dapat bermanfaat. Amiiin.


XOXO,


Luneta





0 komentar:

Posting Komentar

My Birthday :)

Daisypath - Personal pictureDaisypath Happy Birthday tickers
 

PURPLE CATZ Template by Ipietoon Blogger Template | Gadget Review