Powered By Blogger

Senin, 22 Oktober 2012

CHANGE!

Diposting oleh Luneta Aurelia Fatma di 07.38.00 0 komentar

Perubahan~
Dipostingan kali ini gue akan membahas mengenai perubahan. Perubahan yang bersangkutan dengan semua makhluk di bumi ini. Terutama sebagai contohnya adalah perubahan di dalam kehidupan gue muehehe :D
Oke...
Perubahan, perubahan itu butuh proses. Proses yang cukup lama, sekalipun prosesnya itu cepat hanya sebuah kebetulan. Perubahan itu ada yang negatif dan ada yang positif. Semua orang pasti mengalami yang namanya perubahan sekalipun dia tidak berubah pasti lingkungannya akan berubah.

Hidup itu selalu mengalami perubahan karena keputusan yang kita pilih
                     -Quotes By Film Ratatouille-

Karena gue sudah memasuki jenjang kelas 3 SMA, gue jadi semakin sadar dimana posisi gue sekarang.
Setelah lulus nanti akan ada perubahan besar. Dan akan merubah semua aktifitas sehari-hari gue.
Yang biasanya bangun pagi untuk ke sekolah, apalagi hari Senin untuk upacara mungkin akan diganti dengan bangun siang atau bahkan sebaliknya bangun lebih pagi.
Biasanya makan disiapin, mungkin tahun besok makan sama minum cari sendiri.
Biasanya baju dicuciin, mungkin tahun besok nyuci sendiri.
Biasanya jam 10 atau 12 lagi istirahat, tahun besok lagi sibuk dengerin dosen ngasih materi.
Biasanya ada PR kerjainnya males-malesan, tahun besok buka laptop terus nyari-nyari bahan buat tugas kuliah.
Biasanya pulang sekolah langsung ke rumah, mungkin tahun besok udah ke tempat kos atau asrama
Biasanya jajan tinggal minta, mungkin tahun besok lagi sibuk-sibuknya hemat uang atau nungguin transfer uang dari orangtua.
Biasanya dirumah ngobrol sama keluarga, mungkin tahun besok lagi nyari-nyari temen buat diajak curhat.
Biasaya tidur malem gara-gara nonton film, tahun besok, malah gak bisa tidur gara-gara tugas numpuk
Dan seterusnya...
Semua akan mengalami perubahan, gue sebenarnya takut. Tapi inilah jalannya, tanpa perubahan kita gak akan maju.
Kalau kuliah di luar kota atau luar negeri yang biasanya dulu sering jalan kerumah temen, ke mall, bulak-balik hang out, tahun besok juga bakalan nyasar padahal masih deket tempat kos/kampus.
Yang membuat semuanya berat adalah saat kita berpisah dengan orang yang kita sayangi termasuk berpisah dengan kebiasaan-kebiasaan lama kita.
Semuanya akan buat kita nanti merindukan masa-masa lalu berdasarkan pengakuan kakak kelas gue. Sebaiknya manfaatkan waktu kita untuk orang-orang yang kita sayang terutama keluarga inti. Anggap kita gak akan pernah bertemu lagi. Sedih memang tapi itu adalah mungkin kenyataannya. Setelah lulus nanti kita akan disibukkan untuk kuliah dan belajar mandiri. Setelah kuliah? Ya tentu saja mencari pekerjaan lalu kerja. Gamau kan pendidikan yang kita terima selama beberapa tahun lamanya cuma dihabiskan dengan kerja yang gak sesuai? Dan otomatis lagi perubahan akan kembali terjadi. Kita akan pisah dengan teman-teman kampus kita saling meniti karir masing-masing. Dan lagi-lagi kita dijauhkan dengan keluarga inti kita. Belum lagi yang punya kakak. Kakaknya kan juga harus kerja dan menikah? Yang punya ade, adenya udah sibuk dengan temannya masing-masing. Meraka punya kehidupan sendiri. Ya kan?
Setelah kerja kita juga akan lagi-lagi mengalami perubahan besar yaitu menikah dan memiliki keluarga. Ini nih yange menurut gue paling bahagia termasuk paling sedih. Bahagianya adalah orang lain yang kita sayang akhirnya menjadi satu keluarga dengan dia namun sedihnya adalah kita akan meninggalkan orangtua kita yang selama ini mengurus kita. Dan semenjak menikah pasti banyak konflik-konflik. Dan suatu saat pasti kita yang akan melihat anak kita sekolah lalu perlahan-lahan meninggalkan kita. Oh ya satu hal pasti yang kita ketahui, orangtua kita akan meninggalkan kita. Entah kapan tapi itu pasti terjadi. Mereka akan pergi untuk selamanya. Dan hanya meninggalkan luka nanti di saat mereka pergi pasti kita akan mengingat-ingat lagi serpihan kenangan kita yang lalu. Disaat semua yang sekarang ada belum ada untuk kita. Mereka lah yang melihat perjuangan kita dan akhirnya akan pergi juga.
Dan perubahan terakhir kita di bumi adalah saatnya kita yang meninggalkan mereka untuk selamanya.
Semua pasti akan berubah, karna kita melakukan perkembangan.

Intinya, manfaatkanlah masa-masa kalian menikmati hidup.Tiap detiknya kalian rasakan, karena setiap detik itu sangat berarti. Jangan sampai suatu saat kalian menyesal menyia-nyiakan waktu yang kalian punya.Bersyukurlah terhadap semua hal yang pernah tejadi.

Jangan pernah menangis saat masa lalu telah berlalu
Tapi, tersenyumlah karena semua itu pernah terjadi


Prioritas Kuliah!!!

Diposting oleh Luneta Aurelia Fatma di 06.42.00 0 komentar

Posting ini adalah prioritas tempat kuliah + jurusan yang gue minati saat lulus nanti. Semoga bisa dapat prioritas yang pertama tapi yah minimal salah satu deh yang gue tuliskan disini. Well inilah beberapa pilihan gue.

#Perguruan Tinggi Negeri

Institut Pertanian Bogor (S1)
*Gizi Masyarakat
*Ilmu Teknologi Pangan
*Ilmu Nutrisi dan Teknologi Pakan

Institut Pertanian Bogor (D3)
*Manajemen Industri Jasa Makanan dan Gizi
*Supervisor Jaminan Mutu Pangan
*Analisis Kimia

Universitas Padjajaran Bandung (S1)
*Teknologi Industri Pangan

Universitas Diponegoro (S1)
*Ilmu Gizi
*Ilmu dan Teknologi Pangan

#Sekolah Kedinasan

Politeknik Kesehatan Jakarta II (D3/D4)
*Gizi
*Farmasi

#Perguruan Tinggi Swasta

Universitas Indraprasta PGRI (S1)
*Pendidikan Kimia
*Pendidikan Bahasa Inggris

Institut Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Jakarta (S1)
*Jurnalistik

Nah itu dia prioritasnya yang paling terakhir emang banting stir banget yah dari jurusan gue T.T
But, dengan usaha, doa, semangat, dan yakin PASTI BISA!!!

Jumat, 19 Oktober 2012

My Best Friend :)

Diposting oleh Luneta Aurelia Fatma di 07.56.00 0 komentar


Sahabat...
Sahabat bagi gue bukan seseorang yang ada di saat senang maupun duka, bukan sekedar pengertian dan perhatian. Bahkan gue gak perlu tiga hal itu untuk definisi sahabat menurut gue.
Orang yang selalu ada buat gue senang maupun duka, orang yang pengertian dan perhatian buat gue itu belum tentu sahabat gue! Bisa aja orangtua, bisa aja teman dekat, atau bisa aja pacar.
Jadi, menurut gue sahabat itu adalah orang yang sependapat, sepemikiran, dan sepaham sama gue dalam hal apapun. meskipun ada perbedaan itu cuma dikit.
Sependapat itu sama pendapatnya dengan logika gue. Logika gue dan dia itu sama sehingga menghasilkan pendapat yang sama dan dalam pemecahan masalah pun sama.
Sepemikiran itu sama pemikirannya dengan otak gue. Dengan apa pemikiran gue tentang segala hal di dunia. Tentang kehidupan, tentang cinta, tentang perjalan hidup, tentang pertemanan, tentang lingkungan, dan lain-lain. Pokoknya sangat klop dalam membahas suatu perbincangan biasa yang berubah menjadi serius. Hal yang biasa yang sebenarnya tidak sepele dan merupakan hal yang penting.
Sepaham itu sama kisah hidupnya. Satu perasaan sehingga dapat merasakan suatu paham yang sama. Yang bisa membuat gue merasakan nyaman saat bersama. Meskipun harus lost contact beberapa waktu, karna sepaham bisa saling mengerti.
Dan dari beberapa banyak orang yang gue temui, beberapa banyak teman yang gue kenal, dan beberapa teman dekat. Untuk saat ini baru satu Sahabat yang gue dapat. Dia itu adalah Febry Aditya Utami.
   
Febry Aditya Utami
Febry adalah sahabat terbaik gue untuk saat ini. Gue gak tau awal kenal dia gimana, awal deket sama dia gimana. Yang jelas, gue kenal dia saat SMP di Tugu Ibu 1 Depok. Saat kelas 7 gue sekelas sama dia di 7.3, gak pernah sebangku. Kelas 8 dan 9 pun gak sekelas. Tapi, saat kelas 8 dan 9 lah gue merasa dekat sama dia. Mainnya sama dia. Dan saat itu dialah yang menjadi sahabat gue. Menggantikan sahabat sementara gue.
Saat SMA gue pisah sekolah sama dia, dia di SMA Tugu Ibu 1 Depok, sementara gue di SMA Sejahtera 1 Depok. Rumah kamipun berjauhan. Jarang banget ketemu, tapi smsan dan chatting tetap jalan. Gue seneng kalo dapet sms dari Febry.
Saat gue kelas 2 SMA Semester 2. Gue pindah rumah deket rumah dia. Gue buat kejutan bahwa rumah kita tuh akan deketan. Pas gue pindah gue kasih tau dia dan dia cuma cengengesan.
Dan gue pun sama dia deket lagi. Main bareng, dia sering banget kerumah gue. Gue ke rumah dan sekolahan dia. Kitapun smsan juga tetep. Febry udah jarang online lagi semenjak dia keterima jadi Purna Paskibrakan Indonesia 2012 kota Depok. Gue seneng dia bisa jadi apa yang dia ingin. Dan begitupula gue berhasil memenangkan beberapa lomba menulis.
Lalu saat kelas 3, dia dan gue semakin sependapat, sepemikiran, dan sepaham walau ada beberapa perbedaan kecil. Febry udah offline dunia maya dan juga gak megang handphone lagi. Dan gue pun ingin off juga tapi gue lupa gue banyak bisnis -,-
Dan sekarang, kita kalo ketemu cuma pakai insting atau lewat Maryati (Temen gue dan Febry). Namun, insting kita tuh selalu tepat. Pasti ketemu deh pada waktu yang pas.

Inet dan Febry di salah satu restaurant
Gue seneng bisa kenal sama Febry sampai saat ini. Kita juga gak pernah berantem, paling kesel doang itu pun saling memaafkan. Kita juga jujur gak pernah menjelekkan sesama. Untuk apa? Susah loh cari sahabat yang One Thousand Heart sama kita :) Cari teman tuh gampang cari sahabat satu itu susah banget :') 10 July 2007, semoga bisa sukses dan mencapai impian masing-masing tanpa saling melupakan dan menyakiti. Amien Ya Allah.
You're The Best Friend


Senin, 03 September 2012

Tidak untuk ke tiga kalinya!

Diposting oleh Luneta Aurelia Fatma di 06.00.00 0 komentar


Mulai hari ini gue berkomitmen untuk serius dalam belajar. Gak terlalu banyak main-main. Berusaha disiplin sama waktu. Gue janji untuk gak online selama hari sekolah, belajar kelompok sama sahabat gue Febry tiap hari Sabtu, dan membalas sms-sms yang penting doang.
Bukan cuma itu, gue juga solat duha, solat tahajud, berusaha gak buat sakit hati orang tua, berdoa setiap saat, menitikan air mata. Semua itu demi Masa Depan gue. hal sepele di dunia ini.
Gue cuma gak mau. Gak mau ngecewain orangtua gue terutama Papa. Papa itu tegar banget kalo menghadapi masalah, Papa tuh baik banget sama gue. Sekolah tiap hari kalo mau berangkat dianterin, uang jajan mencukupi banget, dan apapun yang gue inginkan Papa tau, apapun yang gue mau papa kasih (tapi gue udah biasa dari kecil gak meminta hal-hal yang gak terlalu penting ke orangtua. Gue berusaha beli sendiri). Gue terkadang kasihan liat Papa, berulang-ulang pikirannya masalah mulu. Kelihatan dari wajahnya.
Gue cuma minta sama Allah saat ini agar meloloskan gue masuk IPB jurusan Ilmu Gizi. Pas SD gue masuk SMP Swasta dengan nilai nem rendah, pas SMP ke SMA begitupula sama aja. Walaupun sebenernya gue kalo disekolah pinter sampe dapet rank 10 besar hampir tiap tahun. Sampai dulu juga pernah dapet beasiswa les di LPIA. Terus pernah rank 2 juga. Gue juga bingung kenapa Allah ngasih gue kegagalan disaat kelulusan? Gue sedih banget. Ngedrop banget, yang buat gue drop adalah ungkapan kekecewaan Papa. Gue berusaha buat nyenengin Papa. Dan, tau gak pas gue dapet beasiswa ngapalin Asmaul Husna sampe masuk koran Depok, dan dengan bangga gue kasih liat Papa ekspresi Papa tuh seneng banget. Sampe-sampe tiap temennya yang dateng kerumah dikasih tau. Emang sih sedikit pamer juga -___- Tapi disitu gue seneng, Papa juga seneng banget pas tau gue berhasil nerbitin cerpen gue di buku antologi. Menangin lomba-lomba nulis. Papa merasa bangga sama gue.
Dan sekarang gue pengeeeeen banget membahagiakan semuanya yang mendukung gue. Gue cuma takut gagal :(((( Gue udah 2x gagal. Sampai akhirnya mungkin Papa takut gue gagal ke 3x dia gak daftarin gue ke bimbel-bimbel mana pun bahkan ke tempat kursus apapun. Awalnya gue sedih, jujur gue iri sama temen-temen gue yang bimbel. Gue merasa gak sanggup kalau harus belajar sendiri, guru tuh gak cukup untuk mengajari gue. Gue panik buat menyiapkan UN! Gue panik SNMPTN! Gue panik ngebayangin gue gak masuk IPB! Bahkan PTN MANAPUN! Gue takuuuut, takuuut banget sampai tiap hari gue galau. Kerjaan gue nangis, tiap ngerjain PR yang gue gak ngerti gue nangis. Gue takut banget, tiap gurunya ngejelasin dan menyepelekan gue dkk sebagai siswa gue bener-bener panik! Intinya gue takut banget. Padahal target gue masih sekitar 8bulanan.
Akhirnya gue nyari-nyari sendiri di internet. Cuma internet yang gue andelin buat masalah gue. Tapi semua itu gak cukup. Gue bimbel online gratis. Gue beli cd belajar Xpedia paket IPA dari Zenius Education seharga Rp 180ribu itu pake uang THR gue sendiri. Tanpa bilang Papa cuma bilang sama Mama doang. Gue yakin kalo gue bilang pasti dibeliin tapi gue gak mau nyusahin :(
Gue belajar dari situ, alhamdullilah gue ngerti dan dapet strategi belajar+motivasi dll yang ngebantu gue banget! Gue jadi semangat lagi!
Sekarang gue cuma berharap usaha, doa gue membuahkan hasil yang baik dan membuat gue senang juga orangtua gue bangga. Dan, rasa yakin dan semangat gue membantu gue untuk meraih itu semua.
Bissmillah, gue yakin gue bisa!!!
Gue tau Allah itu baik sama gue jika gue juga berprilaku baik ;)

Minggu, 02 September 2012

Rindu tanpa sekat

Diposting oleh Luneta Aurelia Fatma di 00.13.00 0 komentar

Penantian panjang. 
Sebuah harapan. 
Dan sebuah rindu. 
Cinta membuatku menunggu, menunggu seseoarang yang seharusnya tidak usah aku tunggu. 
Aku merasa kesepian dan hampa semenjak dia pergi dan menghilang dari kehidupanku. Aku cuma dapat berharap kau datang kembali tanpa pergi lagi membawa serpihan kenangan yang selalu ku ingat. 

Bayanganmu masih nyata. Seperti sudah membuat ruang khusus di pikiranku. Aku rapuh. Rapuh terhadap dirimu. Aku terlalu rapuh untuk pergi jauh darimu. Aku berusaha tegar bahwa aku berhenti mencintaimu. Namun, perasaan ini selalu berkata sama "aku tidak bisa berhenti mencintaimu" 

Seiring berjalannya waktu. Kau datang kembali. Ya, membawa serpihan kenangan itu dan membawa seulas senyum di bibirku. Setelah sekian lama kau pergi jauh. 

Setelah itu, aku menjadi lebih tegar. Karna dia yang meyakinkanku bahwa banyak hal yang lebih indah dari cinta. 

Sekarang, tidak ada lagi rindu yang tersekat oleh penantian. Karna kamu telah meyakinkan aku. Kamu akan tetap ada untukku :') Meskipun tidak menjadi milikku.

Senin, 13 Agustus 2012

Aku terlalu bodoh mencintaimu

Diposting oleh Luneta Aurelia Fatma di 06.36.00 0 komentar


Hai kamu...
Serpihan hatiku yang selalu pergi dan kembali...
Kenapa lagi-lagi kamu hanya bisa membuatku senang sesaat?
Kenapa lagi-lagi kamu hanya bisa memberi harapan kosong?
Kenapa hanya kepadaku kamu lakukan ini?

Apa maumu?
Mengais-ngais hati ini
Meremukkan perasaan ini
Menjatuhkan aku berkali-kali
Kamu tau kan aku menyayangimu? Atau kamu pura-pura lupa? Pura-pura tidak tahu soal perasaanku.

Betapa hancurnya aku saat aku tau kamu masih mengharapkan mantan kekasihmu.
Sementara aku disini setia dari waktu demi waktu menunggumu, dan berharap penantianku tidak sia-sia.
Betapa hancurnya aku saat kau bilang "Aku tidak bisa melupakan dia" sementara aku berkata "Aku tidak bisa melupakanmu"
Betapa sakitnya aku disaat kau bersamaku, kamu masih membahas dia yang telah menyakitimu. Dan tidak melihat aku disini yang bertahan sejak lama untuk mendapatkanmu, untuk mempertahankan hatiku saat aku melihat kamu bahagia tidak bersamaku.

Hai kamu...
Sampai kapan kamu perlakukan aku seperti ini?
Menjeratku dalam ikatan semu
Mengunci perasaanku dalam kehampaan dirimu

Kapan kamu mau membebaskanku?
Kapan kamu bahagia bersamaku?
Perasaanku tidak bisa pergi jauh darimu.

Hai kamu...
Yang membuat hatiku remuk menjadi patahan-patahan menyedihkan.
Yang membuat air mataku jatuh sia-sia.
Jangan pernah mendekati aku jika hatimu masih berisikan nama orang lain.
Kembalilah kepadaku saat kamu mau menerimaku. Bukan menempatkan aku pada sebuah pelarian.
Terus dan terus. Aku terlalu bodoh mencintaimu.


Sabtu, 21 Juli 2012

Tuhan, katakan bahwa ini bukan mimpi! :')

Diposting oleh Luneta Aurelia Fatma di 23.00.00 0 komentar


Aku menoleh kearahnya, dan memejamkan mata.
Membuka mata, dan menatap dia lekat.
Dia ada disini? Didekatku? Disampingku?
Aku melihat ke sekeliling.
Sepi , tak banyak ada orang.
Aku cuma berdua dengannya disini? Hanya aku dan dia?

Sosok itu kembali hadir.
Lebih dekat dari yang sebelumnya. Memberiku motivasi yang ku harapkan.

Senyum itu...
Senyum yang selama ini ku nantikan. Hadir, senyum yang begitu manis dan membuatku melayang.
Senyum itu diberikan padaku, senyum yang hangat. Senyum itu sangat aku nantikan. Dan sekarang, aku dapat melihatnya kembali. Tepat dihadapanku saat ini.

Suara itu...
Suara yang selalu ku harapkan untuk ku dengar. Hadir, merangkai kata demi kata indah. Terkadang, melantunkan sebaris lirik lagu yang membuatku damai. Suara yang sangat aku harapkan. Kini, ku dengar tepat di sebelahku.

Sosok itu...
Sosok yang selalu aku rindukan. Yang sudah lama ku kubur jauh dalam hati, terpendam oleh keperihan, dan terhapus oleh waktu.
Namun, kali ini dia datang kembali. Mengingatkanku pada serpihan kenangan yang hilang. Sosok yang dapat membuatku bersemangat. Sekarang, sosok itu ada di sampingku.

Tuhan, apakah semua ini benar?
Katakan Tuhan, bahwa ini bukan mimpi.

Saat aku menjabat tangannya, aku merasakan.
Merasakan bahwa ini nyata.
Ini nyata!

Hatiku yang berdebar mulai mengikuti alur perbincangan kami. Waktu berlalu, begitu sunyi, hanya kami berdua.

Tuhan, terima kasih.
Mempertemukanku kembali dengan dia. Bahkan sedekat ini. Begitu dekat. Bukan hanya sekedar menyentuh dalam angan mimpi.

Tihan, izinkan aku merasakan ini lebih lama :')


My Birthday :)

Daisypath - Personal pictureDaisypath Happy Birthday tickers
 

PURPLE CATZ Template by Ipietoon Blogger Template | Gadget Review