Powered By Blogger
Tampilkan postingan dengan label Info. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Info. Tampilkan semua postingan

Senin, 25 Desember 2017

QUALITY ASSURANCE (QA) vs QUALITY CONTROL (QC)

Diposting oleh Luneta Aurelia Fatma di 00.08.00 1 komentar
Beberapa tokoh mendefinisikan Quality, yaitu:
– Juran     : fitness to use, kecocokan penggunaan produk
– Crosby   : conformance to requirement, sesuai dengan yang dipersyaratkan
– Deming   : kesesuaian dengan market demand
– Feigenbaum         : total customer satisfaction
– Garvin & Davis    : suatu kondisi dinamis yang berhubungan dengan produk, manusia, proses, environment yang memenuhi atau melebihi harapan customer.
Banyak perusahaan yang memakai Quality Assurance (QA) dan Quality Control ( QC) dalam satu Divisi, jadi QA itu ya QC. Quality Assurance dianggap Quality Control, walaupun mungkin kalau dari pengertian mungkin berbeda,tapi dalam faktanya QA adalah QC, jadi jarang ada Divisi Quality Assurance dipisah dengan Divisi Quality Control, karena sebenarnya acuan keduanya pada kualitas mutu, termasuk reliabilitinya.
Meskipun sasaran sama tentang kualitas tetapi QA dan QC adalah dua pekerjaan bidang yang berbeda, dimana QA itu adalah prosedur untuk pencapaian mutu. Misalnya Quality plan beserta dokumen pendukungnya. Dan QC adalah aktifitasnya (pelaksanaa dari prosedur tsb) yang dibuktikan dengan record-record.
quality-controlMenurut definisi pada ISO 9000:2000 (QMS-Fundamentals and Vocabulary), adalah sbb:
Quality control (lihat section 3.2.10); part of quality management focused on fulfilling quality requirements.
Quality assurance (lihat section 3.2.11); part of quality management focused on providing confidence that quality requirements will be fulfilled.
Jadi kalau coba diterjemahkan, secara singkat QC terfokus pada pemenuhan persyaratan mutu (produk/service) sedangkan QA terfokus pada pemberian jaminan/keyakinan bahwa persyaratan mutu akan dapat dipenuhi. Atau dengan kata lain, QA membuat sistem pemastian mutu sedangkan QC memastikan output dari sistem itu memang benar-benar memenuhi persyaratan mutu.
Kalau dari definisi ini, kegiatan-kegiatan inspeksi dan uji (in-comingin-processoutgoing) akan masuk kategori QC, sedangkan hal-hal seperti perencanaan mutu, sertifikasi ISO, audit sistem manajemen, dsb tentu masuk kategori QA.
Beberapa perusahaan, saat ini tidak lagi membedakan antara QA dan QC di dalam operasional quality management-nya. Cukup disebut departemen Quality, di dalamnya ada kegiatan merancang jaminan bahwa persyaratan mutu akan dipenuhi dan sekaligus bagaimana memenuhi persyaratan mutu tersebut.
QA = Quality Assurance , to lead and operated by assure of an organization successfully, it is necessary to direct and control it in a systematic and transparent manner. Maksudnya adalah meyakinkan/menjamin secara kualitas dengan suatu sistematis kerja dan keterbukaan untuk keberhasilan suatu pekerjaan secara keseluruhan organisasi di setiap lini dengan melalui sistem control.
QC = Quality Control, to take control of quality by procedural and applicable reference that implemented direct to process system in good and full fill of minimum requirement as finally results. Maksudnya adalah pengendalian mutu dengan prosedur kerja berdasarkan referensi yang dapat diterapkan dan diimplementasikan langsung di proses pekerjaan tersebut untuk memenuhi persyaratan minimum sebagai hasil akhir pekerjaan.
Hubungan pendeknya adalah bahwa QA yang meyakinkan / menjamin QC.
qualityControl
QC adalah sistem kendali yang terintregrasi didalam proses, dia berfungsi mencegah terjadinya defect/ non corformity output, salah satu cara yang sudah kita kenal antara lain right from begining atau benar sejak awal. metode ini terbukti mampu mengeliminir non corformity (ketidaksesuaian) pada outputdengan pencegahan.
Sedangkan QA lebih tinggi letaknya dalam struktur organisasi, dia memberi terhadap arahan yang keputusan akhirnya adalah layak atau tidaknya produk dikeluarkan. Proses ini tentunya melibatkan proses-proses lainnya seperti produksi, inventorymaintenance. QA lebih menjaga corporate image dengan mencegah defect ke konsumen. parameternya hanyalah hitam-putih dengan nilai yang telah dirumuskan dalam fungsi yang kita sebut kualitas.
QC sering membuat suatu organisasi menjadi menggelembung dan gemuk, jika kita tidak memahami konsep produktifitas. karena man power planning-nya akan menggelembung atas nama azas independent, sebenarnya orang-orang yang terlibat dalam proses tersebut itulah fungsi QC. orang Jepang sangat paham akan hal ini dan melahirkan suatu model management yang disebut TQC dengan produknya yang kita kenal sebagai GKM (Gugus Kendali Mutu). kesadaran mereka untuk memperbaiki aktifitas yang tidak perlu dan mengefisienkan langkah proses diluar jam dan lokasi kerja (walaupun sambil minum di kedai minuman atau makanan). Sesungguhnya proses PDCA sedang berjalan lewat diskusi non formal.
ini bukan hal yang mudah sebab “Management is no Sains
contohnya : Total Quality Management berasal dari Mike Robson, seorang inggris, berdasarkan prinsip bahwa setiap pekerja secara individu mempunyai tanggung jawab terhadap kualitas pekerjaannya dan pemikiran ini dikembangkan juga kepada para pemasok supaya perusahaan dapat memproduksi barang dan atau jasa yang berkualitas.
Prinsip ini dikembangkan dari Total Quality Circle yang berasal dari Jepang, dimana para pekerja berkumpul dalam gugus kendali mutu untuk mendiskusikan dan memecahkan masalah dan apa yang dapat dilakukan untuk perbaikan dan peningkatan kualitas. Hingga “poke yoke” dari Shigeo Shingo yang menjadi dasar pengembangan SIX SIGMA.
Secara fungsi QC merupakan orang operasional yang langsung melakukan aktivitas checking atau inspeksi terhadap produk, kalau di lini produksi biasanya ada seoarang yang berfungsi sebagai pengontrol kualitas produk seperti sampling dan aktifitas lainnya.
Sedangkan untuk QA, dia lebih berperan sebagai analyst untuk memperbaiki mutu produk, dan datanya bisa diperoleh dari data sampling orang QC atau feedback dari internal perusahaan ataupun adanya quality complain dari luar perusahaan yaitu customer. Dan QA biasanya juga berperan sebagai sertifikasi dari produk tersebut…
Jadi intinya QC adalah seorang executor/operator dan QA adalah conceptor.
QA : Penjamin Mutu …
QC : Pengendali Mutu…
Kembali ke perbedaan QC dan QA. Quality control (pengendalian mutu) adalah kegiatan untuk memantau, mengevaluasi dan menindaklanjuti agar persyaratan mutu yang ditetapkan tercapai (Productprocessserviceinspectiontestingsamplingmeasurement dan calibration).
Sedangkan Quality Assurance (penjaminan mutu) adalah semua tindakan terencana, sistematis dan didemonstrasikan untuk meyakinkan pelanggan bahwa persyaratan yang ditetapkan “akan dijamin” tercapai. Salah satu elemen dari QA adalah QC. Elemen yang lain yaitu: Planningorganization for qualityEstablished ProcedureSupplier SelectionCorrective ActionDocument controltrainingAuditdan Management reviewquality-assurance
QA (Quality Assurance) : tugasnya memahami specification customer dan standard yang berhubungan dengan produk, kemudian membuat / menentukan cara inspectionnya (berupa prosedur) dan mendokumentasi hasil inspectionnya (manufacturing data report). QA lebih banyak paper work, umumnya memiliki skill inspection yang baik dan skill menulis procedure dan familiar dengan engineering & industrial standards.
QC (Quality Control) : tugasnya melakukan inspection berdasarkan prosedur yang dibuat dan disahkan oleh QA. QC lebih banyak melakukan inspection pada process manufacturing dan membuat laporannya
Dalam perusahaan besar, biasanya QA dan QC dipisah dan memiliki pimpinan masing-masing. Sedang dalam perusahaan menengah / kecil kebanyakan digabung.
QA ada di dalam suatu perusahaan yg sudah establish/ memiliki sertifikasi ISO. Dan ruang lingkupnya lebih besar dalam menjamin kualitas produk dan juga berhak mereview suatu standart/metode analisa demi menjaminan mutu. Sedangkan QC ruang lingkupnya hanya pengontrol tidak seperti QA.
Jika terdapat QA pd suatu perusahaan, maka bisa dipastikan terdapat QC di dalamnya.

Kesimpulan:
QC: reactive, problem solving in nature.
QA: proactive, preventive in nature.

Sumber :www.jakfarsegaf.wordpress.com

Apa itu Quality Assuarance?

Diposting oleh Luneta Aurelia Fatma di 00.05.00 0 komentar
Haiiiii, Lunitty!
Berhubung sekarang aku udah kerja dan banyak yang bertanya-tanya kerjaan ku apa, sekalian aja yah aku sharing disini. Yup, aku kerja disebuah perusahaan F&B/Restaurant sebagai Staf QA. Banyak yang bertanya QA tuh apa sih? Karena, posisi ini asing untuk kalangangan umum. Nah, disini aku akan berikan sedikit informasi mengenai apa sih QA? Yuk, simak!
Pengertian QA
Uji testing dalam membuat suatu produk sangatlah penting, khususnya di bidang teknologi. Karena pada proses testing lah hal yang tidak diduga mungkin terjadi dan bahkan mungkin berakibat produk yang dihasilkan tidak maksimal.
Sering kita merasa bingung dengan pengertian Quality Control (QC) dengan Quality Assurance (QA), karena keduanya berada di departemen yang sama dalam suatu perusahaan. Perbedaannya terdapat pada tugasnya yang berbeda walaupun keduanya biasanya terdapat dalam satu departemen. Seperti yang telah kita ketahui bersama bahwa tugas Quality Control (QC) merupakan pengendalian kualitas, sedang Quality Assurance adalah jaminan kualitas.
Jadi secara umum pengertian Quality Assurance (QA) adalah mencakup monitoring, uji-tes dan memeriksa semua proses produksi yang terlibat dalam produksi suatu produk. Memastikan semua standar kualitas dipenuhi oleh setiap komponen dari produk atau layanan yang disediakan oleh perusahaan untuk memberikan jaminan kualitas sesuai standar yang diberikan oleh perusahaan.
Quality Assurance (QA) mempunyai tugas dan tanggung jawab pokok terkait dengan peran jaminan kualitas. Meskipun sifat yang tepat dari pekerjaan jaminan kualitas akan berbeda berdasarkan pada industri tertentu, tugas utama dan kompetensi terkait dengan memastikan bahwa produk tersebut memenuhi standar kualitas yang diperlukan atau diberikan sesuai standar perusahaan.
Tanggung Jawab Quality Assurance (QA)
Secara umum Quality Assurance (QA) bertanggung jawab untuk memastikan produk atau jasa memenuhi standar yang ditetapkan termasuk keandalan, kegunaan, kinerja dan standar kualitas umum yang ditetapkan oleh perusahaan.
Tugas Pokok dan Tanggung Jawab Terperinci QA
  • Memiliki tugas pokok dalam perencanaan prosedur jaminan kualitas suatu produk atau jasa
  • Menafsirkan dan menerapkan standar jaminan kualitas
  • Mengevaluasi kecukupan standar jaminan kualitas
  • Merancang sampel prosedur dan petunjuk untuk mencatat dan melaporkan data berkualitas
  • Meninjau pelaksanaan dan efisiensi kualitas dan inspeksi sistem agar berjalan sesuai rencana, melaksanakan dan memantau pengujian dan inspeksi bahan dan produk untuk memastikan kualitas produk jadi.
  • Mendokumentasikan audit internal dan kegiatan jaminan kualitas lainnya
  • Mengumpulkan dan menyusun data kualitas statistik
  • Menganalisis data untuk mengidentifikasi area untuk perbaikan dalam sistem mutu
  • Mengembangkan, merekomendasikan dan memantau tindakan perbaikan dan pencegahan
  • Menyiapkan laporan untuk berkomunikasi hasil dari kegiatan kualitas
  • Mengidentifikasi kebutuhan pelatihan dan mengatur intervensi pelatihan untuk memenuhi standar kualitas
  • Mengkoordinasikan dan dukungan di tempat audit yang dilakukan oleh penyedia eksternal
  • Mengevaluasi temuan audit dan menerapkan tindakan koreksi yang tepat
  • Mengelola dan memeriksa kegiatan manajemen risiko
  • Bertanggung jawab untuk sistem manajemen dokumen
  • Memastikan kepatuhan berkelanjutan dengan persyaratan peraturan kualitas dan industri yang ditetapkan perusahaan.
Hal Yang Perlu Dimiliki Seorang Quality Assurance (QA)
  • Orientasi layanan pelanggan
  • Teliti
  • Detail
  • Pandai untuk komunikasi secara lisan dan tertulis
  • Mampu dalam pengumpulan data
  • Manajemen dan analisis
  • Menganalisis masalah dan pemecahan masalah perencanaan dan pengorganisasian keputusan Pengambilan keputusan
  • Mampu bekerja sama

Sumber: www.kudo.co.id

My Birthday :)

Daisypath - Personal pictureDaisypath Happy Birthday tickers
 

PURPLE CATZ Template by Ipietoon Blogger Template | Gadget Review