Hai kamu...
Egois ya.
Lagi-lagi meninggalkan aku sendiri
Lagi-lagi tanpa kabar
Aku disini menunggumu
Detik demi detik ku lalui tanpamu
Rasanya hampa
Taukah kamu?
Tanpamu aku resah
Aku bingung
Aku galau
Aku khawatir
Kamu disana sedang apa?
Apa kamu baik-baik saja?
Apa kamu memikirkanku?
Kamu ga pergi ninggalin aku untuk waktu yang panjang kan?
Sudah 48 jam kamu pergi
Kosong
Biasanya kita mengobrol konyol di layar ponsel
Berbincang renyah hingga terlelap
Atau kadang bertemu dengan jemari saling menggenggam
Hai kamu!
Cepat kesini
Temani aku
Aku mulai kesepian
Jangan lama-lama, nanti aku sesak
Nanti aku sakit
Dekap aku. Aku rindu.
Jumat, 20 Maret 2020
Rabu, 04 Maret 2020
Kupu-kupu tanpa sayap
Aku ingin terbang
Jauh ke luasnya angkasa
Menembus awan dan menjelajah bintang
Menari di langit jingga
Aku terbangun
Menyadari kenyataan aku tak bisa, aku tak mampu
Menggenggam bintang saja aku tak sanggup
Hanya mimpi yang bisa kuandalkan
Suatu hari
Jika reinkarnasi benar-benar ada
Aku tidak ingin seperti ini
Kupu-kupu tanpa sayap
Menghisap nektar dari bunga indah pun aku tak bisa
Bagaimana aku bisa bertemu bintang?
Jika reinkarnasi benar-benar ada
Aku ingin seperti dia
Tanpa bertemu bintang pun dia sudah memancarkan kerlip indah
Paling bersinar diantara sejuta cahaya
Jauh ke luasnya angkasa
Menembus awan dan menjelajah bintang
Menari di langit jingga
Aku terbangun
Menyadari kenyataan aku tak bisa, aku tak mampu
Menggenggam bintang saja aku tak sanggup
Hanya mimpi yang bisa kuandalkan
Suatu hari
Jika reinkarnasi benar-benar ada
Aku tidak ingin seperti ini
Kupu-kupu tanpa sayap
Menghisap nektar dari bunga indah pun aku tak bisa
Bagaimana aku bisa bertemu bintang?
Jika reinkarnasi benar-benar ada
Aku ingin seperti dia
Tanpa bertemu bintang pun dia sudah memancarkan kerlip indah
Paling bersinar diantara sejuta cahaya
Categories
My little heart
Minggu, 23 Februari 2020
Senyum dibalik hujan
"Hai..."
Ingin menyapamu
Menatapmu dengan teduh
Aku tidak mendengarmu
Suara rinai hujan lebih besar daripada suaramu
Memicingkan mata menembus tetes deras hujan untuk melihatmu lebih jelas
Kamu mendekat
Menggenggam tanganku erat
Tanpa aba-aba memelukku mesra
Aku diam
Tidak berontak
Kenapa rasanya hangat?
Sudah lama sekali rasanya tidak merasakan kehangatan ini
Ku tutup mataku, terlarut dalam dekapan
Tersenyum penuh arti
Terima kasih
Kamu adalah alasan
Untuk senyumku dibalik hujan
Ingin menyapamu
Menatapmu dengan teduh
Aku tidak mendengarmu
Suara rinai hujan lebih besar daripada suaramu
Memicingkan mata menembus tetes deras hujan untuk melihatmu lebih jelas
Kamu mendekat
Menggenggam tanganku erat
Tanpa aba-aba memelukku mesra
Aku diam
Tidak berontak
Kenapa rasanya hangat?
Sudah lama sekali rasanya tidak merasakan kehangatan ini
Ku tutup mataku, terlarut dalam dekapan
Tersenyum penuh arti
Terima kasih
Kamu adalah alasan
Untuk senyumku dibalik hujan
Categories
♥,
My little heart
Selasa, 31 Desember 2019
Berakhir
Ini yang terakhir
Dan benar-benar berakhir?
Aku menatapmu dengan binar mataku
Kamu bercahaya, lembut, dan manis
Kamu bahagia
Kamu tertawa
Aku tidak ingin
Tapi entah kenapa air mataku menetes
Membawa kepada sejuta kerinduan dan kenangan
Yang seharusnya tidak ada
Pada akhirnya, ini akhirnya
Dulu aku percaya, doaku suatu saat akan terkabul
Mimpiku akan tercapai
Harapanku menjadi kenyataan
Tapi sekarang ku sadar, Tuhan memang yang memegang penuh akhir dari cerita
Ku tutup bukuku, ini sudah usang tapi tetap ku genggam erat
Ingin ku robek, tapi terlalu indah
Ingin ku bakar, aku muak
Aku tau, aku bukan siapa-siapa
Aku tau, aku tidak seharusnya seperti ini
Bahagialah kamu
Ini sudah berakhir
Dan benar-benar berakhir?
Aku menatapmu dengan binar mataku
Kamu bercahaya, lembut, dan manis
Kamu bahagia
Kamu tertawa
Aku tidak ingin
Tapi entah kenapa air mataku menetes
Membawa kepada sejuta kerinduan dan kenangan
Yang seharusnya tidak ada
Pada akhirnya, ini akhirnya
Dulu aku percaya, doaku suatu saat akan terkabul
Mimpiku akan tercapai
Harapanku menjadi kenyataan
Tapi sekarang ku sadar, Tuhan memang yang memegang penuh akhir dari cerita
Ku tutup bukuku, ini sudah usang tapi tetap ku genggam erat
Ingin ku robek, tapi terlalu indah
Ingin ku bakar, aku muak
Aku tau, aku bukan siapa-siapa
Aku tau, aku tidak seharusnya seperti ini
Bahagialah kamu
Ini sudah berakhir
Categories
My little heart
Hai, 2020!
Hello, Happy New Year!
Selamat 2020 yah!
Banyak hal yang terjadi di 2019. Aku udah jarang banget ngeblog, ingin berusaha aktif lagi hehe.
Apa kabar Lunitty? Semoga harinya selalu menyenangkan yah. Kalau misalkan sedih, semoga dikuatkan.
Untuk tahun 2020 ini aku ga punya banyak resolusi, tapi aku berharap semua resolusiku dapat tercapai. Amiiin. Intinya aku harus lebih baik lagi dari sebelumnya dan mencapai mimpi-mimpi yang belum sempat terealisasikan. Aku ingin buktikan ke diriku sendiri bahwa aku bisa, agar ga insecure lagi hehe.
Oke, semangat untuk tahun baru. Love you all mwahhh!
Xoxo,
Inet
Selamat 2020 yah!
Banyak hal yang terjadi di 2019. Aku udah jarang banget ngeblog, ingin berusaha aktif lagi hehe.
Apa kabar Lunitty? Semoga harinya selalu menyenangkan yah. Kalau misalkan sedih, semoga dikuatkan.
Untuk tahun 2020 ini aku ga punya banyak resolusi, tapi aku berharap semua resolusiku dapat tercapai. Amiiin. Intinya aku harus lebih baik lagi dari sebelumnya dan mencapai mimpi-mimpi yang belum sempat terealisasikan. Aku ingin buktikan ke diriku sendiri bahwa aku bisa, agar ga insecure lagi hehe.
Oke, semangat untuk tahun baru. Love you all mwahhh!
Xoxo,
Inet
Categories
♥
Senin, 16 Desember 2019
Barang sejenak
Aku ingin melihatmu kembali, barang sejenak
Walaupun sebenarnya aku tak mau
Sudah lama ya. Entah kapan.
Aku bermimpi...
Kamu disana, berdiri dan tersenyum
Betapa bahagianya, berikrar hidup selamanya bersama dengan dia yang sedang kau genggam
Tapi kenapa, walaupun ini mimpiku
Kamu masih tak rela aku untuk setidaknya pergi dari ruang pengap yang kau ciptakan
Aku nyatakan tidak peduli
Bangun dari tidurku
Aku merasakan gemetar di sekujur tubuh
Jantungku berdebar
Dan kenapa mataku berair?
Cih. Hal bodoh apalagi ini?
Aku nyatakan aku benar-benar tidak peduli
Sampai tak lama, tepatnya hari ini pikiranku 'gila'
Saking 'gila'nya aku mengetuk lagi pintu penuh debu yang aku sudah lama tinggalkan
Tidak ada cahaya apapun saat terbuka
Kosong. Sunyi.
Namun, ada setitik jalan mengantarku pada kenyataan
Bahwa mimpi yang kualami adalah kenyataan yang telah terjadi
Kamu berdiri disana, tertawa. Kilap indah terpampang di jari manismu
Hei, aku sudah mundur, berjalan, berbelok, menanjak, terjatuh sejauh mungkin. Selama mungkin.
Hanya untuk tidak peduli.
Tapi?
Apakah aku sudah berhasil? Apa aku gagal?
Peluk aku. Siapapun.
Walaupun sebenarnya aku tak mau
Sudah lama ya. Entah kapan.
Aku bermimpi...
Kamu disana, berdiri dan tersenyum
Betapa bahagianya, berikrar hidup selamanya bersama dengan dia yang sedang kau genggam
Tapi kenapa, walaupun ini mimpiku
Kamu masih tak rela aku untuk setidaknya pergi dari ruang pengap yang kau ciptakan
Aku nyatakan tidak peduli
Bangun dari tidurku
Aku merasakan gemetar di sekujur tubuh
Jantungku berdebar
Dan kenapa mataku berair?
Cih. Hal bodoh apalagi ini?
Aku nyatakan aku benar-benar tidak peduli
Sampai tak lama, tepatnya hari ini pikiranku 'gila'
Saking 'gila'nya aku mengetuk lagi pintu penuh debu yang aku sudah lama tinggalkan
Tidak ada cahaya apapun saat terbuka
Kosong. Sunyi.
Namun, ada setitik jalan mengantarku pada kenyataan
Bahwa mimpi yang kualami adalah kenyataan yang telah terjadi
Kamu berdiri disana, tertawa. Kilap indah terpampang di jari manismu
Hei, aku sudah mundur, berjalan, berbelok, menanjak, terjatuh sejauh mungkin. Selama mungkin.
Hanya untuk tidak peduli.
Tapi?
Apakah aku sudah berhasil? Apa aku gagal?
Peluk aku. Siapapun.
Categories
♥,
My little heart
Senin, 21 Oktober 2019
Selamat
Hai.
Sudah lama ya.
Apa kabarmu?
Sepertinya kamu memang bahagia ya?
Selamat.
Aku punya hak apa?
Menatapmu dari jauh, tersenyum kecil
Memendam kenyerian dalam hati
Entah kenapa perihnya masih ada?
Aku cuma ingat.
Ribuan doa yang selalu aku sematkan pada setiap kesempatan
Ribuan harap yang selalu aku dekap erat erat
Hanya untuk bisa menjadi setidaknya bagian kecil dalam hidupmu
Aku tak pernah tau.
Rasanya akan terlalu dalam dan lama
Hingga sudah lapuk pun aku tak menyadarinya
Kamu semakin jauh
Aku semakin hancur
Hai.
Selamat.
Kenapa waktuku selalu tepat disaat yang tidak tepat?
Ternyata aku memang remahan ya?
Begitu dalam mencinta hingga menjadi kengerian terbesar dalam hidupku
Kata orang berjuang harus dengan banyak berkorban, agar kau di lihat.
Lantas aku?
Sudah tertatih begini, kau hanya menoleh dan mendorong aku hingga nyaris mati
Lalu?
Dengan segala kebodohan yang aku punya..
Aku membencimu, sangat benci
Namun hati kecilku tak sanggup
Bahwa bagaimana aku bisa membenci seseorang yang sangat aku sayangi?
Hai.
Selamat.
Sebentar lagi kamu mencapai salah satu titik terbahagia semua orang.
Dan aku tau, doaku dulu, harapanku dulu tak akan menjadi nyata
Tapi tak apa.
Kini aku menggenggam seseorang.
Yang aku harap tak akan melepaskan genggamannya.
Ya,
Kini harapanku sesederhana itu
Sudah lama ya.
Apa kabarmu?
Sepertinya kamu memang bahagia ya?
Selamat.
Aku punya hak apa?
Menatapmu dari jauh, tersenyum kecil
Memendam kenyerian dalam hati
Entah kenapa perihnya masih ada?
Aku cuma ingat.
Ribuan doa yang selalu aku sematkan pada setiap kesempatan
Ribuan harap yang selalu aku dekap erat erat
Hanya untuk bisa menjadi setidaknya bagian kecil dalam hidupmu
Aku tak pernah tau.
Rasanya akan terlalu dalam dan lama
Hingga sudah lapuk pun aku tak menyadarinya
Kamu semakin jauh
Aku semakin hancur
Hai.
Selamat.
Kenapa waktuku selalu tepat disaat yang tidak tepat?
Ternyata aku memang remahan ya?
Begitu dalam mencinta hingga menjadi kengerian terbesar dalam hidupku
Kata orang berjuang harus dengan banyak berkorban, agar kau di lihat.
Lantas aku?
Sudah tertatih begini, kau hanya menoleh dan mendorong aku hingga nyaris mati
Lalu?
Dengan segala kebodohan yang aku punya..
Aku membencimu, sangat benci
Namun hati kecilku tak sanggup
Bahwa bagaimana aku bisa membenci seseorang yang sangat aku sayangi?
Hai.
Selamat.
Sebentar lagi kamu mencapai salah satu titik terbahagia semua orang.
Dan aku tau, doaku dulu, harapanku dulu tak akan menjadi nyata
Tapi tak apa.
Kini aku menggenggam seseorang.
Yang aku harap tak akan melepaskan genggamannya.
Ya,
Kini harapanku sesederhana itu
Categories
My little heart
Langganan:
Postingan (Atom)

