Powered By Blogger

Rabu, 04 Maret 2020

Kupu-kupu tanpa sayap

Diposting oleh Luneta Aurelia Fatma di 23.57.00 0 komentar
Aku ingin terbang
Jauh ke luasnya angkasa
Menembus awan dan menjelajah bintang
Menari di langit jingga

Aku terbangun
Menyadari kenyataan aku tak bisa, aku tak mampu
Menggenggam bintang saja aku tak sanggup
Hanya mimpi yang bisa kuandalkan

Suatu hari
Jika reinkarnasi benar-benar ada
Aku tidak ingin seperti ini
Kupu-kupu tanpa sayap

Menghisap nektar dari bunga indah pun aku tak bisa
Bagaimana aku bisa bertemu bintang?

Jika reinkarnasi benar-benar ada
Aku ingin seperti dia
Tanpa bertemu bintang pun dia sudah memancarkan kerlip indah
Paling bersinar diantara sejuta cahaya

Minggu, 23 Februari 2020

Senyum dibalik hujan

Diposting oleh Luneta Aurelia Fatma di 07.07.00 1 komentar
"Hai..."
Ingin menyapamu
Menatapmu dengan teduh

Aku tidak mendengarmu
Suara rinai hujan lebih besar daripada suaramu
Memicingkan mata menembus tetes deras hujan untuk melihatmu lebih jelas

Kamu mendekat
Menggenggam tanganku erat
Tanpa aba-aba memelukku mesra

Aku diam
Tidak berontak
Kenapa rasanya hangat?

Sudah lama sekali rasanya tidak merasakan kehangatan ini
Ku tutup mataku, terlarut dalam dekapan
Tersenyum penuh arti

Terima kasih
Kamu adalah alasan
Untuk senyumku dibalik hujan

Selasa, 31 Desember 2019

Berakhir

Diposting oleh Luneta Aurelia Fatma di 23.56.00 0 komentar
Ini yang terakhir
Dan benar-benar berakhir?

Aku menatapmu dengan binar mataku
Kamu bercahaya, lembut, dan manis
Kamu bahagia
Kamu tertawa

Aku tidak ingin
Tapi entah kenapa air mataku menetes
Membawa kepada sejuta kerinduan dan kenangan
Yang seharusnya tidak ada

Pada akhirnya, ini akhirnya
Dulu aku percaya, doaku suatu saat akan terkabul
Mimpiku akan tercapai
Harapanku menjadi kenyataan

Tapi sekarang ku sadar, Tuhan memang yang memegang penuh akhir dari cerita
Ku tutup bukuku, ini sudah usang tapi tetap ku genggam erat
Ingin ku robek, tapi terlalu indah
Ingin ku bakar, aku muak

Aku tau, aku bukan siapa-siapa
Aku tau, aku tidak seharusnya seperti ini
Bahagialah kamu
Ini sudah berakhir

Hai, 2020!

Diposting oleh Luneta Aurelia Fatma di 23.50.00 0 komentar
Hello, Happy New Year!
Selamat 2020 yah!
Banyak hal yang terjadi di 2019. Aku udah jarang banget ngeblog, ingin berusaha aktif lagi hehe.
Apa kabar Lunitty? Semoga harinya selalu menyenangkan yah. Kalau misalkan sedih, semoga dikuatkan.
Untuk tahun 2020 ini aku ga punya banyak resolusi, tapi aku berharap semua resolusiku dapat tercapai. Amiiin. Intinya aku harus lebih baik lagi dari sebelumnya dan mencapai mimpi-mimpi yang belum sempat terealisasikan. Aku ingin buktikan ke diriku sendiri bahwa aku bisa, agar ga insecure lagi hehe.
Oke, semangat untuk tahun baru. Love you all mwahhh!


Xoxo,
Inet

Senin, 16 Desember 2019

Barang sejenak

Diposting oleh Luneta Aurelia Fatma di 06.37.00 0 komentar
Aku ingin melihatmu kembali, barang sejenak
Walaupun sebenarnya aku tak mau

Sudah lama ya. Entah kapan.
Aku bermimpi...
Kamu disana, berdiri dan tersenyum
Betapa bahagianya, berikrar hidup selamanya bersama dengan dia yang sedang kau genggam

Tapi kenapa, walaupun ini mimpiku
Kamu masih tak rela aku untuk setidaknya pergi dari ruang pengap yang kau ciptakan
Aku nyatakan tidak peduli

Bangun dari tidurku
Aku merasakan gemetar di sekujur tubuh
Jantungku berdebar
Dan kenapa mataku berair?
Cih. Hal bodoh apalagi ini?

Aku nyatakan aku benar-benar tidak peduli

Sampai tak lama, tepatnya hari ini pikiranku 'gila'
Saking 'gila'nya aku mengetuk lagi pintu penuh debu yang aku sudah lama tinggalkan
Tidak ada cahaya apapun saat terbuka
Kosong. Sunyi.

Namun, ada setitik jalan mengantarku pada kenyataan
Bahwa mimpi yang kualami adalah kenyataan yang telah terjadi

Kamu berdiri disana, tertawa. Kilap indah terpampang di jari manismu

Hei, aku sudah mundur, berjalan, berbelok, menanjak, terjatuh sejauh mungkin. Selama mungkin.
Hanya untuk tidak peduli.
Tapi?
Apakah aku sudah berhasil? Apa aku gagal?

Peluk aku. Siapapun.

Senin, 21 Oktober 2019

Selamat

Diposting oleh Luneta Aurelia Fatma di 04.21.00 1 komentar
Hai.
Sudah lama ya.
Apa kabarmu?

Sepertinya kamu memang bahagia ya?
Selamat.

Aku punya hak apa?
Menatapmu dari jauh, tersenyum kecil
Memendam kenyerian dalam hati
Entah kenapa perihnya masih ada?

Aku cuma ingat.
Ribuan doa yang selalu aku sematkan pada setiap kesempatan
Ribuan harap yang selalu aku dekap erat erat
Hanya untuk bisa menjadi setidaknya bagian kecil dalam hidupmu

Aku tak pernah tau.
Rasanya akan terlalu dalam dan lama
Hingga sudah lapuk pun aku tak menyadarinya
Kamu semakin jauh
Aku semakin hancur

Hai.
Selamat.

Kenapa waktuku selalu tepat disaat yang tidak tepat?
Ternyata aku memang remahan ya?
Begitu dalam mencinta hingga menjadi kengerian terbesar dalam hidupku

Kata orang berjuang harus dengan banyak berkorban, agar kau di lihat.
Lantas aku?
Sudah tertatih begini, kau hanya menoleh dan mendorong aku hingga nyaris mati

Lalu?
Dengan segala kebodohan yang aku punya..
Aku membencimu, sangat benci
Namun hati kecilku tak sanggup
Bahwa bagaimana aku bisa membenci seseorang yang sangat aku sayangi?

Hai.
Selamat.
Sebentar lagi kamu mencapai salah satu titik terbahagia semua orang.
Dan aku tau, doaku dulu, harapanku dulu tak akan menjadi nyata
Tapi tak apa.
Kini aku menggenggam seseorang.
Yang aku harap tak akan melepaskan genggamannya.

Ya,
Kini harapanku sesederhana itu

Sabtu, 30 Juni 2018

Lonely(?) + Someone love you

Diposting oleh Luneta Aurelia Fatma di 03.59.00 0 komentar
Pernah gak kamu merasakan kesepian? Padahal banyak orang disekelilingmu.
Itu yang aku rasakan saat ini. Hehe mohon maaf sudah lama tidak ngeblog, semangat menulisku benar-benar berkurang.
Aku saat ini benar-benar butuh seseorang. Beberapa kali aku iri dengan pasangan yang sangat romantis, rasanya ingin seperti itu. Aku tau, aku punya pacar saat ini tapi akhir-akhir ini aku merasa sendiri. Bahkan, merasa pacarku sudah tidak menyayangiku lagi. Yang biasanya selalu mencariku dan mengkhawatirkan aku, yang biasanya selalu ingin berbincang dan bertemu aku, dan semua perhatian yang ada, untuk saat ini tidak aku rasakan seutuhnya. Terkadang disaat merasa kesepian, aku berusaha untuk bercerita kepadanya. Karena ku pikir hanya dia manusia satu-satunya yang ada saat keluarga, teman, sahabat tidak bisa diajak bercerita. Hanya dia yang bisa mendengarkanku dan mengerti aku. Tapi, disaat aku ingin menceritakan semua rasa yang ku alami baik sedih maupun senang, dia tidak ada. Apa sebenarnya yang terjadi? Apa rasa yang dia punya untukku sudah berubah?
Aku sekarang merasa sangat kesepian, aku memiliki seseorang tapi aku merasa sendiri. Rasanya benar-benar sesak dan sedih. Aku lelah. Rasanya aku benar-benar ingin dicintai seutuhnya. Tapi, masih adakah orang yang dapat memperlakukan aku seperti itu? Aku benar-benar butuh seseorang yang dapat memperlakukanku sebaik-baiknya dan yang terbaik, aku harap dia bisa. Aku mencoba mengerti situasi ini tapi pada akhirnya aku yang merasakan sakit selayaknya jatuh cinta sendiri. Dia mengatakan menyayangiku, tapi apa jaminan dari perkataannya jika perilakunya tidak menunjukkan?
Kasih, jika kamu lelah beristirahatlah sejenak...aku akan menunggu. Tapi untuk kali ini aku tidak ingin menyakiti hati. Kamu tau? Aku menyayangimu dan jika kamu masih menyayangiku, marilah kita menjadi pasangan yang baik.
Aku butuh...
Seseorang yang menyediakan waktunya saat aku ingin bercerita atau lebih baik jika dia langsung menelfon dan bertanya kepadaku.
Seseorang yang memelukku ketika bertemu denganku dan mengelus rambutku dengan hangat sambil menatapku dan berkata "I love you."
Seseorang yang menggenggam erat tanganku dan tersenyum saat bersamaku dan bertanya kejadian apa yang aku alami akhir-akhir ini
Apakah kamu bisa seperti itu setidaknya seperti dulu lagi?
Menyayangiku dengan sederhana.
Sampai aku berpikir, aku ingin mengakhiri masa tuaku bersamamu.
Hehe.
Aku merindukanmu kekasihku...
Semoga, kita bisa mempertahankan hubungan yang ku anggap sudah berbeda ini.

My Birthday :)

Daisypath - Personal pictureDaisypath Happy Birthday tickers
 

PURPLE CATZ Template by Ipietoon Blogger Template | Gadget Review